Denting.id – Emiliano Martinez membawa ambisi besar setelah resmi bergabung dengan Chelsea. Kiper asal Argentina tersebut bertekad membantu The Blues meraih gelar Premier League pada musim 2026/27.
Martinez meninggalkan Aston Villa untuk bergabung dengan Chelsea dengan menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun. Kepindahan tersebut terjadi setelah ia membantu Villa menjuarai Liga Europa musim lalu.
Namun, posisi Martinez di Aston Villa mulai tersisih setelah klub merekrut kiper asal Jepang, Zion Suzuki, dari Parma. Setelah tujuh tahun memperkuat Villa, Martinez akhirnya memilih tantangan baru bersama Chelsea.
Kiper berusia 33 tahun itu mengaku sudah memahami besarnya sejarah Chelsea. Ia bahkan sempat berdiskusi mengenai legenda klub bersama John Terry dan Petr Cech.
“Saya bicara soal legenda Chelsea dengan JT (John Terry, yang melatih Martinez di Villa) dan Petr (Cech). Saya tahu besarnya klub ini dan apa yang ingin kami raih musim ini,” ujar Martinez kepada Sky Sports.
Martinez menegaskan bahwa dirinya datang ke Stamford Bridge bukan sekadar untuk mencari pengalaman baru. Ia ingin membawa Chelsea bersaing memperebutkan gelar Premier League.
“Saya datang ke sini untuk membantu. Saya menjalani tujuh tahun yang luar biasa di Aston Villa dan saya datang ke sini untuk menantang diri saya sendiri dan mencoba menjuarai Premier League,” katanya.
Menariknya, Martinez tidak membutuhkan waktu lama untuk menjalani debut bersama Chelsea. Hanya beberapa jam setelah resmi diperkenalkan sebagai pemain baru, ia langsung dipercaya tampil menghadapi Brighton & Hove Albion di Stamford Bridge, Minggu (30/8/2026) malam WIB.
Dalam pertandingan tersebut, Martinez harus kebobolan tiga gol. Namun, Chelsea berhasil mengamankan kemenangan dramatis dengan skor 4-3.
Martinez mengaku mendapat sambutan positif dari rekan-rekan barunya meski baru sehari berada di klub.
“Saya baru di sini satu hari tapi mereka sudah memperlakukan saya dengan sangat baik dan saya akan mencoba membawa pengalaman saya untuk membantu tim jadi juara,” ujar Martinez.
Ia juga memuji kualitas lini depan Chelsea yang dinilainya mampu memberikan ancaman besar kepada lawan.
“Ada alasan kenapa saya datang ke sini — saya tahu trisula di lini depan luar biasa. Mereka berbeda dan Anda bisa melihatnya hari ini, ketika kami menyerang, kami melukai lawan,” tuturnya.
Martinez menyadari Chelsea masih memiliki banyak pekerjaan untuk dilakukan. Menurutnya, kemenangan atas Brighton menjadi modal penting untuk menatap pertandingan berikutnya.
Baca juga: Chelsea Resmi Datangkan Pep Chavarria, Rekrutan ke-11 di Musim Panas 2026
“Saya tahu ini bukan pertandingan yang sempurna, kami unggul 3-0 dan bisa saja menghabisi lawan, tapi menang dan move on adalah yang kami perlukan. Kami masih ada 36 pertandingan lagi dan satu pekan demi satu pekan,” pungkasnya.

