BOGOR, Denting.id – Sejumlah penumpang KRL relasi Bogor-Jakarta mengaku harus mengubah waktu keberangkatan setelah PT KAI Commuter mengurangi sejumlah perjalanan kereta mulai 7 September hingga 30 September 2026.
Perubahan jadwal tersebut berdampak pada penumpang yang selama ini mengandalkan perjalanan KRL pada jam tertentu untuk berangkat bekerja. Sebagian penumpang kini harus memilih kereta yang lebih awal agar tetap tiba di tempat kerja tepat waktu.
Salah satunya Bagus Ojan (24), penumpang yang setiap hari menggunakan KRL dari Stasiun Bogor menuju Jakarta.
Ojan biasanya mengandalkan KRL yang berangkat dari Stasiun Bogor sekitar pukul 05.36 WIB. Ia memilih perjalanan tersebut karena kereta hanya melayani perjalanan hingga Stasiun Manggarai.
“Saya kan turun di Tebet, jadi biasa naik kereta yang cuma sampai Manggarai jam 05.36. Kemarin sempat dengar itu enggak ada, jadinya agak terlambat masuk kantor,” ujar Ojan.
Menurutnya, keberangkatan pada pukul tersebut selama ini cukup membantu karena membuat perjalanan menuju tempat kerja lebih nyaman dan tidak terburu-buru.
“Kalau biasa jam segitu kan jalannya enggak grasak-grusuk,” katanya.
Harus Menyesuaikan Waktu Keberangkatan
Bagi penumpang yang memiliki jam masuk kerja tetap, perubahan jadwal perjalanan KRL membuat mereka harus kembali menyesuaikan waktu keberangkatan.
Penumpang yang sebelumnya dapat mengandalkan satu rangkaian pada jam tertentu kini perlu mencari alternatif perjalanan, termasuk memilih kereta yang berangkat lebih pagi.
Kondisi tersebut menjadi perhatian khusus bagi pengguna KRL yang melakukan perjalanan dari Bogor menuju kawasan Jakarta setiap hari.
Pengurangan sejumlah perjalanan KRL tersebut dijadwalkan berlangsung selama periode 7 hingga 30 September 2026. Penumpang pun diimbau memperhatikan jadwal perjalanan sebelum berangkat agar dapat menyesuaikan waktu tempuh menuju tempat tujuan.

