BANDUNG, Denting.id – Puluhan jurnalis di Kota Bandung menggelar doa bersama dan aksi solidaritas untuk lima pewarta yang hilang kontak di perairan Selat Sunda saat menjalankan tugas peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau.
Kegiatan tersebut digelar di Gedung Indonesia Menggugat (GIM), Kota Bandung, Jumat (11/9/2026) malam. Aksi diinisiasi Pewarta Foto Indonesia (PFI) Bandung bersama Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Jawa Barat dan Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Bandung.
Ketua PFI Bandung Raisan Al Farisi mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas insan pers terhadap lima jurnalis serta tiga awak kapal yang hingga hari keempat operasi pencarian belum ditemukan.
“Jadi aksi malam ini PFI bekerja sama dengan IJTI Jawa Barat bersama AJI Bandung menggelar doa bersama dan menyalakan lilin sebagai bentuk solidaritas,” kata Raisan.
Mengusung tema “Menyalakan Harapan”, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi para jurnalis untuk mendoakan keselamatan para korban yang masih dalam pencarian.
Raisan berharap operasi pencarian yang dilakukan tim SAR segera membuahkan hasil. Ia juga mengajak insan pers di Bandung terus memberikan dukungan melalui doa agar para jurnalis dan awak kapal dapat ditemukan dalam kondisi selamat.
“Harapan kita PFI, IJTI, AJI, semoga pencarian hari ini dan besok bisa membuahkan hasil. Kami di Bandung mendoakan mereka agar segera ditemukan dan selamat,” ujarnya.
Selain doa bersama dan penyalaan lilin, aksi solidaritas tersebut diisi pertunjukan teatrikal oleh seniman pantomim Wanggi Hoediyatno. Aksi tersebut menjadi bentuk ekspresi dukungan bagi para pewarta yang masih dalam pencarian.
Sementara itu, Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mengerahkan 13 kapal pada hari keempat operasi pencarian. Belasan kapal tersebut dibagi menjadi empat sektor untuk menyisir wilayah perairan Selat Sunda.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, pengerahan armada tersebut dilakukan untuk memperluas area pencarian terhadap lima jurnalis yang hilang kontak saat meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau.
“Untuk hari ini, kami menggerakkan 13 alutsista yang terbagi dalam empat sektor,” kata Al Amrad.
Lima pewarta foto yang dilaporkan hilang kontak yakni Muhammad Bagus Khoirunas dari ANTARA, Arie Basuki dari merdeka.com, fotografer lepas Donal Husni, Yudhistira dari iNews, serta Daus dari Anadolu.
Selain kelima jurnalis tersebut, tiga awak kapal yang membawa rombongan peliputan juga dilaporkan hilang kontak. Operasi pencarian terus dilakukan oleh tim SAR dengan menyisir sejumlah wilayah perairan Selat Sunda.

