Kantor Baznas Depok Dibobol, Kerugian Ditaksir hingga Rp60 Juta

 

DEPOK, Denting.id – Pembobolan Kantor Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Depok di Perumahan Depok Mulya 1, Kecamatan Beji, menyebabkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp30 juta hingga Rp60 juta.

Selain kehilangan sejumlah perangkat elektronik, pencurian tersebut juga berdampak pada data penting Baznas yang tersimpan di perangkat yang dibawa pelaku.

Ketua Baznas Kota Depok Endang Ahmad Yani mengatakan, sejumlah barang yang hilang dalam kejadian tersebut antara lain tiga laptop, tiga ponsel, satu tablet, dan satu hard disk eksternal.

Menurut Endang, perangkat yang dicuri digunakan untuk menunjang pekerjaan bidang pengumpulan dan program Baznas. Beberapa di antaranya juga menyimpan data calon donatur, donatur, serta mustahik atau penerima zakat.

“Yang pusing ini, laptop ini adalah bidang pengumpulan dan bidang program,” ujar Endang saat ditemui di lokasi.

Hilangnya perangkat tersebut membuat petugas harus melakukan pendataan ulang. Sejumlah berkas yang sebelumnya tersimpan secara digital harus kembali dibuka dan datanya dimasukkan secara manual.

“Nah, itu yang harus akhirnya mau tidak mau, ini tim program buka lagi berkas, gitu kan? Akhirnya input lagi secara manual,” katanya.

Endang menyebut total kerugian akibat pembobolan tersebut diperkirakan mencapai Rp30 juta hingga Rp60 juta.

Polisi Selidiki Pembobolan

Sementara itu, Polres Metro Depok masih menyelidiki kasus pembobolan tersebut. Polisi telah melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP) pada Kamis (24/9/2026).

Kasi Humas Polres Metro Depok AKP Hendra Kurniawan mengatakan, petugas mengumpulkan rekaman CCTV, mengambil sidik jari, meminta keterangan saksi, serta mendata korban.

“Sekira pukul 10.45 WIB dipimpin oleh Iptu Waras Sektiyawan selaku Kanit Reskrim Polsek Beji dan unit fungsi Polsek Beji lainnya datang ke TKP dan menindaklanjuti laporan tersebut dan penyelidikan lebih lanjut,” ujar Hendra saat dikonfirmasi, Kamis.

Kasus tersebut diketahui setelah seorang pegawai Baznas tiba di kantor sekitar pukul 09.00 WIB dan mendapati pintu bagian depan dalam keadaan terbuka. Selot pintu bagian atas juga ditemukan dalam kondisi rusak.

Pegawai tersebut kemudian memeriksa bagian dalam kantor dan mengetahui sejumlah barang telah hilang. Temuan itu selanjutnya dilaporkan ke Polsek Beji.

Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku serta menelusuri keberadaan barang-barang yang hilang.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai