KAI Targetkan KRL Angkut 2 Juta Pelanggan per Hari, Jalur Bogor dan Bekasi Diperpanjang

 

JAKARTA, Denting.id — PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyiapkan pengembangan jaringan kereta rel listrik (KRL) di kawasan aglomerasi Jabodetabek untuk meningkatkan kapasitas layanan angkutan massal.

Pengembangan tersebut dilakukan melalui penambahan elektrifikasi dan perpanjangan sejumlah jaringan KRL. KAI menargetkan kapasitas layanan KRL dapat mencapai 2 juta pelanggan per hari.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan pengembangan elektrifikasi menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat di kawasan Jabodetabek.

“KAI terus menyiapkan pengembangan jaringan KRL melalui penambahan elektrifikasi,” kata Bobby dalam keterangan tertulis, Kamis (24/9/2026).

Salah satu pengembangan yang disiapkan yakni memperpanjang jaringan KRL Jakarta-Bogor hingga wilayah Lido. Sementara itu, jaringan KRL Jakarta-Bekasi akan diperpanjang dari Cikarang menuju Cikampek.

Bobby menjelaskan, pengembangan jalur tersebut akan dilakukan secara bertahap. Untuk jalur Bogor, pengembangan diarahkan hingga Cigombong atau kawasan Lido, sedangkan jalur Bekasi diperpanjang dari Cikarang menuju Cikampek.

“Ke depan, jalur KRL Bekasi akan diperpanjang dari Cikarang menuju Cikampek, sementara jalur Bogor akan diperpanjang hingga Cigombong,” ujar Bobby.

KAI menargetkan seluruh rencana pengembangan dan perpanjangan jaringan tersebut dapat diselesaikan pada 2028.

Menurut Bobby, perluasan jaringan dan penambahan elektrifikasi diharapkan dapat meningkatkan kapasitas angkutan KRL sekaligus memperluas jangkauan transportasi publik berbasis kereta listrik di wilayah Jabodetabek.

“Pengembangan ini dilakukan secara bertahap untuk meningkatkan kapasitas layanan KRL menuju dua juta pelanggan per hari,” katanya.

Dengan kapasitas yang lebih besar dan jangkauan layanan yang diperluas, KAI menargetkan KRL mampu melayani kebutuhan mobilitas masyarakat Jabodetabek yang semakin tinggi.

Perpanjangan jaringan menuju Lido dan Cikampek juga menjadi bagian dari pengembangan konektivitas transportasi di kawasan aglomerasi. KAI menempatkan peningkatan kapasitas dan perluasan elektrifikasi sebagai langkah bertahap dalam pengembangan layanan KRL hingga 2028.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai