JAKARTA, Denting.id – PT MRT Jakarta (Perseroda) menyiapkan pengembangan besar kawasan Blok M melalui konsep Ultimate Development Blok M. Sejumlah perubahan direncanakan untuk meningkatkan konektivitas, fungsi kawasan, hingga ruang publik bagi masyarakat.
Kepala Divisi Property Management MRT Jakarta, M Iqbal Bimo Arifianto, mengatakan masyarakat akan melihat sejumlah perubahan di kawasan Blok M dalam beberapa bulan mendatang.
“Nanti akan ada kejutan untuk masyarakat di beberapa bulan ke depan. Blok M bakal ada revitalisasi besar, tunggu tanggal mainnya,” ujar Bimo.
Dalam pengembangan Ultimate Blok M, MRT Jakarta menyiapkan sedikitnya empat elemen utama.
Pertama, Skybridge Blok M Direct Link yang dirancang menghubungkan Stasiun MRT Blok M, Blok M Hub, dan terminal bus. Infrastruktur tersebut diharapkan memperkuat konektivitas antarmoda di kawasan Blok M.
Kedua, Grand Hub Façade yang akan memperkuat tampilan baru Blok M Hub sebagai bagian dari kawasan dengan konsep mixed-use.
Ketiga, konsep Bridging Nature and Urban Activity yang mengintegrasikan ruang terbuka dengan aktivitas di dalam bangunan melalui koridor hijau.
Keempat, The Landscape and Third Space, yang mencakup penyediaan ruang publik baru, seperti taman dan amphitheater. Ruang tersebut disiapkan untuk menunjang berbagai aktivitas masyarakat.
Konsep pengembangan kawasan tersebut juga terinspirasi dari pengembangan kawasan transit di Hong Kong yang menggabungkan berbagai fungsi dalam satu area.
Saat ini, Ultimate Development Blok M masih berada dalam tahap pengembangan. MRT Jakarta juga tengah menyiapkan skema kerja sama dengan sejumlah mitra dan investor untuk merealisasikan pengembangan kawasan tersebut.
Revitalisasi ini menjadi bagian dari upaya pengembangan Blok M sebagai kawasan yang terintegrasi dengan sistem transportasi sekaligus memiliki fungsi komersial dan ruang publik bagi masyarakat.

