Jakarta, Denting.id – Presiden Prabowo Subianto melantik sembilan pejabat negara di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (15/10/2026). Pelantikan tersebut mencakup sejumlah jabatan strategis di bidang pertahanan, pertanian, imigrasi, pengelolaan gambut dan mangrove, serta penanggulangan bencana.
Pelantikan ini disebut sebagai bagian dari perombakan kabinet atau reshuffle kedelapan sejak Prabowo memimpin pemerintahan. Sebelumnya, Prabowo terakhir kali melantik pejabat di lingkungan pemerintahan pada 1 Oktober 2026.
Salah satu pejabat yang dilantik adalah Jenderal TNI Maruli Simanjuntak sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Selain itu, Jenderal TNI Tandoyo Budi Revita dilantik sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
Berikut daftar lengkap sembilan pejabat yang dilantik Presiden Prabowo:
1. Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, sebagai Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
2. Jenderal TNI Tandoyo Budi Revita, sebagai Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).
3. Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon, sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang strategi, doktrin, dan pembangunan kekuatan.
4. Marsdya TNI Yusuf Jauhari, sebagai Wakil Menteri Pertahanan bidang logistik, industri pertahanan, dan teknologi.
5. Dr. Alim Setiawan Slamet, sebagai Wakil Menteri Pertanian.
6. M. Maulana Bungaran, S.H., M.H., sebagai Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.
7. Satyawan Pudyatmoko, sebagai Kepala Badan Pengelolaan Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN).
8. Mayjen Sriyanto, sebagai Wakil Kepala BPGMN.
9. Letjen TNI Kristomei Sianturi**, sebagai Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Dalam prosesi pelantikan, kesembilan pejabat mengucapkan sumpah jabatan untuk menjalankan tugas sesuai dengan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan peraturan perundang-undangan.
“Demi Tuhan saya berjanji, bahwa saya akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan peraturan undang-undangan dengan selurus-lurusnya. Demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara bahwa saya dalam menjalankan tugas dan jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan. Bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh tanggung jawab,” demikian bunyi sumpah yang diucapkan para pejabat.
Baca juga: SBY Berkelakar soal Batuk Prabowo, Singgung Rupiah dan Harga Saham
Pelantikan ini menempatkan sejumlah pejabat baru pada posisi strategis pemerintahan, mulai dari sektor pertahanan dan militer hingga pengelolaan lingkungan serta penanggulangan bencana.
Editor: Linna Susanti

