Menkeu Ungkap Gen Z Kuasai 57% Investor, Tekankan Pentingnya Ilmu Sebelum Main Saham

Jakarta, Denting.id – Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa generasi Z (Gen Z) kini mendominasi partisipasi investor di pasar modal Indonesia dengan porsi mencapai sekitar 57 persen.

Melihat tren tersebut, Purbaya mengingatkan para investor pemula agar tidak sekadar ikut-ikutan tanpa pemahaman yang cukup. Ia menekankan pentingnya membekali diri dengan ilmu sebelum melakukan transaksi secara mandiri di pasar saham.

“Pelajari dulu bagaimana ahli bekerja. Nanti kalau sudah merasa lebih paham, baru mulai investasi sendiri,” ujar Purbaya saat berada di kantor Bursa Efek Indonesia, kawasan Sudirman, Jakarta Selatan.

Ia juga menyarankan bagi masyarakat yang belum memiliki pengetahuan memadai untuk sementara mempercayakan pengelolaan dana kepada tenaga profesional. Langkah ini dinilai dapat membantu meminimalkan risiko sekaligus menjadi sarana belajar.

Menurut Purbaya, keberhasilan dalam investasi tidak datang secara instan hanya dengan membuka akun saham. Investor, khususnya dari kalangan muda, perlu memahami mekanisme pasar agar dapat memperoleh hasil optimal, bahkan berpotensi melampaui kinerja profesional.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa tingginya risiko dalam investasi menjadi alasan dihadirkannya Program Investasi Terencana dan Berkala (PINTAR) oleh Otoritas Jasa Keuangan.

Program tersebut dirancang untuk membantu investor menghadapi berbagai risiko yang melekat dalam aktivitas investasi. Purbaya menegaskan bahwa prinsip dasar investasi tetap berlaku, yakni adanya hubungan antara risiko dan keuntungan.

“Program PINTAR adalah jawaban atas risiko. Dalam investasi selalu ada risiko, high risk high gain, no risk no gain, dan low risk low gain,” jelasnya.

Baca juga: Menkeu Purbaya Minta Program MBG Lebih Efisien, Target Anggaran Dipangkas dari Rp335 Triliun

Dengan dominasi Gen Z yang semakin besar, pemerintah berharap peningkatan partisipasi ini diiringi dengan literasi keuangan yang baik agar investasi dapat dilakukan secara bijak dan berkelanjutan.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai