Bogor, Denting.id – Sebanyak 744 jemaah haji yang terbagi dalam dua kloter resmi mulai diberangkatkan menuju tanah suci. Pada pemberangkatan hari ini, Sabtu (2/5/2026) tercatat sebanyak 444 jemaah beserta 6 petugas kloter telah bertolak dengan komposisi jemaah mulai dari usia 22 tahun hingga yang tertua menyentuh 84 tahun.
Namun, di balik prosesi keberangkatan ini, otoritas haji memberikan peringatan keras terkait kelaikan medis jemaah. Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Urusan Haji dan Umroh, Indra Karyawan, menegaskan bahwa tahun ini syarat kesehatan menjadi filter paling utama dan sangat ketat.
“Tahun ini kesehatan sangat ketat karena Indonesia dinilai menyumbang angka jemaah wafat yang cukup tinggi. Kami tidak main-main, jemaah yang memiliki penyakit dalam seperti jantung, paru-paru, ginjal, hingga saraf yang tidak terkontrol akan dipulangkan,” tegas Indra Karyawan di sela pelepasan jemaah.
Salah satu poin baru yang menjadi perhatian serius adalah ambang batas kadar Hemoglobin (HB). Indra mengungkapkan, jemaah yang terdeteksi memiliki kadar HB di bawah 8 tidak akan diizinkan terbang hingga kondisinya dinyatakan pulih.
“Jemaah yang HB-nya turun di bawah 8 akan diminta menaikkan dulu kadarnya, bisa lewat transfusi darah atau asupan nutrisi daging dan sayur. Mengapa ini penting? Karena jika HB rendah, kondisi fisik jemaah dikhawatirkan tidak akan kuat menjalani prosesi ibadah yang berat di sana,” jelasnya.
Indra menambahkan, jika kondisi kesehatan jemaah terus menurun dan tidak menunjukkan perbaikan, maka pihak kementerian terpaksa tidak memberangkatkan jemaah tersebut demi keselamatan nyawa yang bersangkutan.
Dalam rombongan kali ini, dilaporkan terdapat satu kursi kosong akibat adanya jemaah yang wafat dua minggu sebelum keberangkatan. Indra menjelaskan, posisi tersebut tidak bisa langsung diisi oleh jemaah lain dalam kloter yang sama demi menjaga keutuhan rombongan keluarga.
“Satu kursi kosong itu kemungkinan akan diisi jemaah dari kabupaten lain. Kami tidak bisa ambil acak karena risikonya jemaah bisa terpisah dari rombongan keluarganya,” ungkapnya.

