Jakarta, Denting.id – Dody Hanggodo menegaskan pembangunan Program Sekolah Rakyat merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mencetak sumber daya manusia (SDM) unggul di Indonesia.
“Pembangunan Sekolah Rakyat ini adalah bentuk nyata komitmen pemerintah untuk membangun sumber daya manusia yang unggul,” ujar Dody di Jakarta, Rabu.
Program Sekolah Rakyat Tahap II akan dibangun secara permanen di atas lahan seluas 5 hingga 10 hektare yang disiapkan pemerintah daerah. Sekolah tersebut dirancang sebagai pusat pendidikan terpadu mulai jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan dukungan ruang kelas berbasis teknologi.
Pemerintah menargetkan program ini berjalan di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi dan 102 kabupaten/kota. Total kapasitas yang disiapkan mencapai 112.320 siswa dalam 3.744 rombongan belajar.
Selain ruang belajar modern, setiap Sekolah Rakyat juga akan dilengkapi berbagai fasilitas penunjang pendidikan dan pengembangan karakter siswa. Fasilitas tersebut meliputi laboratorium keterampilan, perpustakaan, pusat pembelajaran digital, asrama siswa dan guru, kantin sehat, klinik, lapangan olahraga, ruang ekstrakurikuler, hingga ruang terbuka hijau.
Kementerian Pekerjaan Umum terus mempercepat proses pembangunan dengan mengatasi berbagai kendala teknis di lapangan. Beberapa di antaranya mencakup akses konstruksi, mobilisasi material, hingga kesiapan infrastruktur pendukung agar proyek dapat selesai tepat waktu.
Baca juga: Menkeu Purbaya Respons Keluhan Investor China soal DHE, Pajak hingga Kuota Nikel
Pemerintah juga memperkuat sinergi antara Kementerian PU dan pemerintah daerah guna memastikan pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II segera dapat dimanfaatkan masyarakat sekaligus mendukung pemerataan pendidikan di berbagai wilayah Indonesia.

