Kuota SPMB Terbatas, Iwan Suryawan Ajak Warga “Bangga Sekolah Swasta”

Bandung, Denting.id — Ramainya posko pengaduan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) di Jawa Barat yang dipenuhi para orang tua murid mendapat perhatian Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan. Di tengah keluhan terkait sistem zonasi dan jalur prestasi, politikus PKS tersebut justru mengajak masyarakat untuk melihat persoalan pendidikan secara lebih luas dan tidak semata-mata berorientasi pada sekolah negeri.

“Kita ingin memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan pemerintah daerah untuk menyubsidi sekolah swasta benar-benar tepat sasaran bagi masyarakat prasejahtera, sehingga tidak ada anak di Jawa Barat yang putus sekolah hanya karena tidak lolos seleksi sekolah negeri,” kata Iwan Suryawan, Jumat (12/6/2026).

Berdasarkan data Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, daya tampung SPMB 2026 hanya sekitar 329.000 siswa. Sementara jumlah pendaftar tercatat mencapai hampir dua kali lipat dari kapasitas yang tersedia. Kondisi tersebut membuat banyak calon peserta didik tidak dapat tertampung di sekolah negeri.

Melihat situasi tersebut, Iwan menilai masyarakat perlu mengubah paradigma mengenai pendidikan. Menurutnya, kesuksesan anak pada masa kini tidak lagi ditentukan oleh label sekolah negeri atau swasta, melainkan oleh kualitas karakter, kemampuan beradaptasi, serta keterampilan yang dimiliki.

“Saya sangat memahami kecemasan Ayah dan Bunda sekalian. Tapi mari kita jujur pada diri sendiri, apakah kita ingin anak kita sukses, atau kita hanya ingin gengsi bertuliskan nama sekolah negeri di seragamnya?” ujar Iwan.

Ia menegaskan bahwa yang terpenting adalah memastikan anak tetap mendapatkan pendidikan dan tumbuh menjadi pribadi yang berkarakter unggul, di manapun mereka bersekolah.

“Yang penting pastikan anak bersekolah dan menjadi siswa berkarakter unggul di mana pun anak itu sekolah,” katanya.

Menurut Iwan, tuntutan dunia kerja dan perkembangan era digital telah mengubah ukuran keberhasilan seseorang. Saat ini, kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, kreativitas, serta karakter yang kuat justru menjadi modal utama yang dibutuhkan untuk menghadapi persaingan masa depan.

Karena itu, ia mengajak para orang tua untuk tidak terjebak pada gengsi status sekolah semata. Baginya, sekolah swasta yang berkualitas juga memiliki peran penting dalam mencetak generasi unggul dan menjadi bagian dari solusi atas keterbatasan daya tampung sekolah negeri di Jawa Barat.

Baca juga: Iwan Suryawan Soroti Ketatnya SPMB 2026, Minta Subsidi Sekolah Swasta Dikawal Agar Cegah Lonjakan Anak Putus Sekolah

Iwan memastikan DPRD Jawa Barat akan terus mengawal program subsidi pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar tepat sasaran dan tidak ada anak di Jawa Barat yang kehilangan haknya untuk mengenyam pendidikan hanya karena faktor ekonomi ataupun kegagalan dalam seleksi sekolah negeri.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai