Bogor, Denting.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor mencatat volume kendaraan yang keluar dan masuk kawasan Jalur Puncak, Kabupaten Bogor mencapai angka lebih dari 42 ribu unit sesuai dara yang di himpun hingga pukul. 14:00 pada Minggu (12/4/2026).
Kasatlantas Polres Bogor, Iptu Afif Widhi Ananto, merinci bahwa total ada 42.049 kendaraan yang melintas hingga pukul 14.00 WIB. Angka tersebut terbagi atas 22.729 kendaraan yang keluar dari Exit Tol Ciawi menuju arah Gadog, serta 19.320 kendaraan yang masuk melalui Entrance Ciawi menuju arah Jakarta.
Meski angkanya terbilang tinggi, Iptu Afif menyebutkan bahwa volume kendaraan akhir pekan ini sedikit lebih rendah dibandingkan hari sebelumnya.
”Jumlah kendaraan yang tercatat hari ini berkurang 685 kendaraan atau turun 1,6 persen dari hari sebelumnya di jam yang sama,” papar Iptu Afif.
Untuk mengendalikan arus lalu lintas di kawasan wisata tersebut, pihak kepolisian telah memberlakukan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah atau one way. Pada pukul 10.00 WIB, petugas sempat menerapkan one way ke arah Puncak atau Cianjur.
Skema tersebut kemudian diubah pada pukul 11.00 WIB menjadi one way menuju arah Jakarta (arah bawah) guna mengurai kendaraan wisatawan yang hendak kembali.
Tingginya mobilitas tersebut menimbulkan kepadatan di beberapa lokasi. Iptu Afif memetakan saat ini ada tiga titik rawan kemacetan utama di Jalur Puncak, yakni Simpang Pasir Muncang, Simpang Megamendung, dan area Pasar Cisarua.
Kepadatan di titik-titik tersebut didominasi oleh hambatan akibat aktivitas keluar masuk kendaraan ke area permukiman maupun area komersial.
Sebagai langkah antisipasi, Satlantas Polres Bogor menerjunkan personel tambahan untuk mengurai simpul-simpul kemacetan tersebut.
”Tindakan yang kami lakukan adalah dengan penebalan anggota dari yang sudah disiagakan di titik rawan kemacetan, serta melakukan kanalisasi kendaraan roda dua yang akan mengarah ke Puncak,” tegasnya.
Ia juga mengonfirmasi bahwa penanganan lalu lintas pada hari ini sepenuhnya dikendalikan oleh anggota kepolisian. “Hari ini Sat Lantas tidak melibatkan Supeltas (Sukarelawan Pengatur Lalu Lintas), baik di jalur utama maupun di jalur alternatif,” imbuhnya.

