BEKASI, Denting.id– Sebanyak 958 siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, mengikuti skrining penyakit jantung rematik, Sabtu (8/8/2026).
Kegiatan tersebut digelar Yayasan Jantung Indonesia (YJI) sebagai upaya mendeteksi secara dini potensi penyakit jantung rematik pada anak usia sekolah.
Skrining dilakukan terhadap siswa kelas 5 dan 6 dari SDN Cibuntu 01 dan SDN Warnasari 01, Kabupaten Bekasi.
Pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif untuk mengetahui kondisi kesehatan jantung siswa sejak dini.
Deteksi dini dinilai penting agar apabila ditemukan indikasi atau kelainan yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, siswa dapat segera mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan.
Program skrining ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan jantung sejak usia anak-anak.
Penyakit jantung rematik merupakan salah satu kondisi yang perlu mendapat perhatian karena dapat menimbulkan gangguan pada jantung apabila tidak ditangani dengan baik.
Melalui pemeriksaan di lingkungan sekolah, proses deteksi dapat dilakukan lebih mudah dan menjangkau siswa secara langsung.
Kegiatan yang berlangsung di dua sekolah tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala, khususnya bagi anak-anak.
Skrining kesehatan juga dapat membantu orang tua dan pihak sekolah memperoleh informasi awal mengenai kondisi kesehatan siswa sehingga langkah lanjutan dapat dilakukan apabila diperlukan.
Program Yayasan Jantung Indonesia tersebut menjadi salah satu bentuk upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan perhatian terhadap kesehatan jantung anak di Kabupaten Bekasi.

