SUKABUMI, Denting.id – Dua pemuda menjadi korban penyerangan orang tidak dikenal (OTK) saat sedang nongkrong di sebuah toko ban di Kampung Ongrak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa malam (8/9/2026). Dalam kejadian itu, salah satu korban mengalami luka akibat bacokan senjata tajam, sedangkan korban lainnya menjadi sasaran pemukulan dan tendangan.
Salah satu korban, Hamdan, mengaku sempat mengira tindakan pelaku hanya sebuah candaan. Pasalnya, ia merasa mengenal orang yang melakukan penyerangan tersebut.
Menurut Hamdan, pelaku awalnya datang tanpa membawa senjata tajam dan melakukan pemukulan. Setelah itu, pelaku meninggalkan lokasi dan kembali sekitar 15 hingga 20 menit kemudian dengan membawa celurit.
“Awalnya dia cuma mukul gak bawa sajam. Selang 15 sampai 20 menit, dia balik lagi bawa celurit. Kirain bercanda jadi gak saya ladenin,” kata Hamdan.
Saat Hamdan berdiri, pelaku kemudian langsung mengayunkan celurit ke arahnya. Korban berusaha melindungi diri dengan menggunakan meja yang berada di sekitar lokasi.
Namun, upaya tersebut tidak sepenuhnya berhasil. Hamdan tetap terkena bacokan dan mengalami luka.
“Saya sempat tahan pakai meja, tapi akhirnya kena juga,” ujarnya.
Dua Korban Dilarikan ke Rumah Sakit
Pemilik toko ban, Taufik, membenarkan adanya penyerangan tersebut. Ia mengatakan terdapat dua pemuda yang menjadi korban dalam kejadian tersebut.
“Korban ada dua orang. Yang satu kena pukul dan tendang, nah yang satu lagi kena bacok. Pelakunya cuma satu orang,” kata Taufik.
Setelah kejadian, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Sekarwangi Cibadak untuk mendapatkan penanganan medis.
Selain menjalani perawatan, korban juga menjalani proses visum et repertum untuk kepentingan penyelidikan.
Kasus penyerangan tersebut kini ditangani Polsek Cibadak. Polisi melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas serta keberadaan pelaku.
Sementara itu, motif penyerangan dan hubungan antara pelaku dengan para korban masih dalam proses pendalaman pihak kepolisian.

