BOGOR, Denting.id – Aksi pengejaran sebuah mobil Toyota Avanza hitam oleh sejumlah pengendara sepeda motor di kawasan Sistem Satu Arah (SSA) Kota Bogor, Jawa Barat, viral di media sosial. Polisi mengungkap, mobil tersebut ditumpangi tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pencopetan handphone (HP) milik penumpang angkutan kota (angkot).
Ketiga terduga pelaku akhirnya berhasil diamankan polisi di wilayah Kranggan, Kabupaten Bogor, pada Sabtu (7/11/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Peristiwa pengejaran itu terjadi pada Jumat (6/11/2026) sekitar pukul 09.00 WIB. Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah pengendara motor, termasuk pengemudi ojek online (ojol), mengejar mobil Toyota Avanza bernomor polisi F 1719 FBY tersebut.
Bahkan, beberapa pengendara motor terlihat menendang badan mobil sambil meneriakkan kata “maling”.
Mobil tersebut dikejar dari Jalan Juanda hingga Jalan Pemuda. Di tengah pengejaran, seseorang dari dalam mobil melemparkan HP milik korban hingga akhirnya berhasil ditemukan kembali oleh pemiliknya.
Meski demikian, mobil tersebut sempat berhasil lolos dari kejaran para pengendara motor.
Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah Ipda Budi Setiawan membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, setelah menerima informasi kejadian, polisi melakukan penelusuran terhadap kendaraan yang digunakan para terduga pelaku.
Polisi kemudian mendatangi pemilik mobil di wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor.
Berdasarkan keterangan pemiliknya, mobil Toyota Avanza tersebut disewakan kepada seseorang berinisial A menggunakan sistem rent to rent atau sewa berantai. Kendaraan yang awalnya disewakan kepada A itu kemudian kembali disewakan kepada pihak lain.
“Disewakan kepada para pelaku,” ujar Budi.
Dari hasil penyelidikan, polisi akhirnya mengidentifikasi dan mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam aksi pencopetan tersebut di wilayah Kranggan.
Ketiganya masing-masing berinisial SR (44), DD (32), dan AF (20). Mereka memiliki peran berbeda dalam menjalankan aksinya.
“(Pelaku) SR (44), DD (32), AF (20) ada yang pura-pura muntah di angkot, ada yang copet, dan yang nyetir mobil buat kabur,” kata Budi.
Saat ini, ketiganya masih menjalani pemeriksaan untuk mendalami keterlibatan masing-masing dalam aksi pencopetan tersebut, termasuk kemungkinan adanya aksi serupa di lokasi lain.
Editor : Linna Susanti

