Bogor, Denting.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor bersama unsur Forkopimda menggelar aksi Jumat Bersih (Jumsih) besar-besaran di kawasan Jalan MA Salmun hingga Jalan Mayor Oking, Jumat (6/2/2026). Langkah ini diambil guna mengatasi kembali munculnya kekumuhan di kawasan yang merupakan jantung aktivitas masyarakat tersebut.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, memimpin langsung personel gabungan dari TNI, Polri, dan berbagai OPD untuk menyisir tumpukan sampah, parkir liar, hingga lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) yang memakan badan jalan dan merusak taman.
“Jumsih kali ini berkolaborasi dengan Korem dan Kodim. Kita menargetkan pembersihan di Jalan MA Salmun yang memang sudah lama belum tersentuh. Setelah dua bulan lalu sempat bersih, kini kondisinya kembali kumuh,” ujar Jenal Mutaqin di sela-sela pembersihan.
Sikat Listrik Ilegal dan Sita Barang Dagangan
Tak hanya persoalan sampah, petugas juga menemukan banyaknya kabel listrik semrawut yang diduga digunakan secara ilegal oleh PKL malam hari. Jenal menegaskan telah berkoordinasi dengan PLN untuk segera melakukan pemutusan arus listrik tersebut.
Selain itu, Satpol PP melakukan penyitaan terhadap barang-barang yang mengganggu fasilitas umum. “Beberapa barang seperti gerobak, palet, meja, dan payung yang merusak taman kita angkut. Sanksinya jelas, mulai dari peringatan hingga penyitaan agar ada efek jera,” tegasnya.
Kepedulian Bersama Demi Wajah Kota
Danrem 061/Suryakancana, Kolonel Inf Thomas Rajunio, yang turut hadir dalam aksi ini, mengapresiasi sinergitas lintas sektoral dalam menjaga estetika kota. Ia memastikan keterlibatan TNI akan terus berlanjut guna mendukung program kebersihan Pemkot Bogor.
“Kebersihan adalah sebagian dari iman. Kita kerjakan ini dengan ikhlas sebagai bentuk kepedulian terhadap Kota Bogor. Ke depan, kegiatan ini akan dilanjutkan oleh satuan-satuan yang lebih kecil secara rutin,” kata Kolonel Thomas.
Aksi Jumsih ini diawali dengan apel bersama di lokasi dan melibatkan ratusan personel, termasuk dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), unsur pelajar, serta masyarakat sekitar yang bahu-membahu menata kembali kawasan MA Salmun agar lebih rapi dan nyaman.

