PSG Pertahankan Mahkota Eropa! Taklukkan Arsenal Lewat Adu Penalti, Juara Liga Champions Dua Musim Beruntun

Denting.id – Paris Saint-Germain (PSG) sukses mempertahankan gelar Liga Champions 2025/2026 setelah menundukkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 pada partai final di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, Minggu.

Laga puncak kompetisi antarklub paling bergengsi di Eropa itu berlangsung sengit selama 120 menit dan berakhir imbang 1-1 sebelum PSG memastikan kemenangan di babak tos-tosan.

Arsenal yang menjalani final Liga Champions pertamanya dalam beberapa tahun terakhir langsung mengejutkan PSG saat pertandingan baru berjalan lima menit. Berawal dari sapuan Marquinhos yang membentur Leandro Trossard, bola jatuh ke kaki Kai Havertz.

Penyerang asal Jerman tersebut melakukan penetrasi ke dalam kotak penalti sebelum melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang gagal diantisipasi kiper Matvey Safonov. Arsenal pun unggul cepat 1-0.

Tertinggal satu gol membuat PSG meningkatkan intensitas serangan. Fabian Ruiz memperoleh peluang emas pada menit ke-13 setelah menerima umpan Desire Doue, namun sepakannya masih melebar dari sasaran.

Arsenal hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-26 melalui kerja sama Bukayo Saka dan Leandro Trossard. Namun, Safonov tampil sigap dengan keluar dari sarangnya untuk memotong aliran bola.

PSG terus mendominasi penguasaan bola sepanjang babak pertama. Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Fabian Ruiz bergantian mengancam gawang David Raya, tetapi pertahanan Arsenal mampu bertahan hingga turun minum dengan keunggulan 1-0.

Memasuki babak kedua, tekanan PSG semakin meningkat. Achraf Hakimi sempat mengancam lewat tendangan bebas pada menit ke-55 yang berhasil ditepis Raya.

Gol penyeimbang akhirnya lahir pada menit ke-64. Wasit menunjuk titik penalti setelah Khvicha Kvaratskhelia dijatuhkan Cristhian Mosquera di dalam kotak terlarang usai tinjauan VAR.

Dembele yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna. Peraih Ballon d’Or 2025 itu melepaskan tendangan ke sudut kiri bawah gawang yang gagal ditebak Raya untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Setelah gol tersebut, PSG semakin percaya diri. Vitinha mencoba peruntungan melalui tembakan jarak jauh, sementara Kvaratskhelia nyaris membawa timnya berbalik unggul pada menit ke-77 andai sepakannya tidak membentur tiang gawang.

Arsenal berusaha merespons dengan memasukkan sejumlah pemain segar seperti Jurrien Timber, Viktor Gyokeres, Gabriel Martinelli, dan Noni Madueke. Meski demikian, hingga waktu normal berakhir kedua tim gagal mencetak gol tambahan.

Babak perpanjangan waktu berlangsung ketat dengan peluang yang minim. Raya beberapa kali menyelamatkan Arsenal dari tekanan PSG, sedangkan Timber hampir mencetak gol kemenangan bagi The Gunners lewat tembakan dari sudut sempit yang masih melebar.

Karena skor tetap bertahan 1-1 hingga 120 menit, pertandingan harus ditentukan melalui adu penalti.

PSG tampil lebih tenang dalam momen krusial tersebut. Goncalo Ramos, Desire Doue, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo sukses menjalankan tugas sebagai algojo. Hanya Nuno Mendes yang gagal mencetak gol.

Di kubu Arsenal, Viktor Gyokeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli berhasil mencetak gol. Namun, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhaes gagal menaklukkan Safonov.

Kegagalan Gabriel sebagai penendang terakhir memastikan kemenangan PSG dengan skor 4-3 dalam adu penalti sekaligus membawa Les Parisiens mempertahankan gelar Liga Champions secara beruntun.

Baca juga: PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2026: Les Parisiens Andalkan Dembele, The Gunners Siap Beri Kejutan

Keberhasilan ini semakin menegaskan status PSG sebagai salah satu kekuatan dominan sepak bola Eropa dalam dua musim terakhir, sementara Arsenal harus kembali menunda ambisi meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai