Bangun Kepercayaan Publik, Iwan Suryawan Buka Rumah untuk Aktivitas Warga

Bandung, Denting.id – Ketidakpercayaan publik terhadap anggota dewan bukan menjadi hal baru di tengah masyarakat. Namun bagi Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, situasi tersebut harus dijawab dengan kerja nyata dan kehadiran langsung di tengah warga.

Iwan mengaku memahami stigma yang kerap melekat kepada anggota dewan, yakni dianggap berubah dan melupakan masyarakat setelah terpilih. Menurutnya, pandangan tersebut justru menjadi tantangan pribadi sekaligus tanggung jawab politik yang harus dibuktikan.

“Masyarakat itu melihat anggota dewan ketidakpercayaannya lebih. Saya ingin menjawab keraguan masyarakat itu, itu bagi saya tantangan yang harus dijawab benar nggak kalau sudah jadi lupa,” ujar Iwan, Kamis (30/4/2026).

Baginya, cara paling sederhana sekaligus efektif untuk membangun kembali kepercayaan publik adalah tetap dekat dengan masyarakat. Ia menegaskan kehadiran wakil rakyat tidak boleh hanya sebatas seremonial, tetapi juga harus benar-benar mendengar dan berinteraksi setiap hari dengan warga.

“Kami punya keinginan besar dan kewajiban untuk bertemu masyarakat dan inilah tantangannya, makanya berupaya kami untuk terus interaksi perkara bisa memenuhi kebutuhan mereka itu proses. Tapi bahwa kita berupaya balik lagi ke masyarakat, itu saja hari-harinya,” katanya.

Pendekatan tersebut bahkan diwujudkan secara langsung di rumah pribadinya di Bogor, Jawa Barat. Teras rumahnya dibuka untuk berbagai aktivitas sosial warga, mulai dari kegiatan posyandu hingga tempat berkumpul masyarakat sekitar.

“Rumah saya di halaman dijadikan posyandu. Terbuka dan tiap bulan posyandu anggrek di RW 10 di teras rumah. Biasa buat kumpul warga, di rumah juga ada karung beras kalau perlu tinggal ambil. Jadi tempat kontrol lansia, warga yang butuh kebutuhan,” ungkapnya.

Menurut Iwan, membangun kepercayaan masyarakat membutuhkan proses panjang. Karena itu, komunikasi yang terjaga dan keterbukaan menjadi faktor penting agar hubungan antara masyarakat dan wakil rakyat tetap harmonis.

“Di sini yang paling penting membangun komunikasi dan kepercayaan. Ini yang harus diberikan edukasi ke masyarakat setidaknya apa yang disampaikan itu benar. Kalau ini terputus muncul ketidakpercayaan,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar fungsi DPRD semakin dirasakan masyarakat, bukan hanya melalui kebijakan, tetapi juga lewat penyampaian hasil kerja yang transparan.

“Makanya kami di DPRD dibuat program yang lebih banyak bertemu masyarakat untuk menyampaikan hasil kerja ke masyarakat,” katanya.

Iwan menambahkan, komunikasi dua arah menjadi fondasi penting agar kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan.

Baca juga: Iwan Suryawan Soroti Penghapusan Massal Peserta PBI, Minta Layanan Kesehatan Tetap Berjalan

“Banyak program yang di masyarakat perlu pencerahan sekaligus kita menyerap aspirasi agar kita diskusi dengan pemerintah betul dari hasil masyarakat, lebih enak. Jadi tindaklanjutnya betul sesuai sasaran,” jelasnya.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai