Bandung, Denting.id – Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, menyoroti tingginya harga kebutuhan pokok menjelang Hari Raya Iduladha 2026 meski stok hewan kurban di Jawa Barat melimpah.
Berdasarkan data Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, stok sapi kurban tahun ini meningkat menjadi 120.916 ekor dibanding tahun lalu yang sebanyak 99.565 ekor. DKPP Jabar mencatat, melimpahnya stok tersebut salah satunya dipengaruhi adanya sisa hewan kurban tahun sebelumnya yang belum terjual.
Namun, Iwan mengingatkan pemerintah daerah agar tidak cepat puas hanya melihat data ketersediaan ternak. Menurutnya, tantangan utama saat ini adalah menjaga daya beli masyarakat yang mulai tertekan akibat mahalnya harga kebutuhan pokok.
Harga cabai rawit merah tercatat naik hingga Rp82 ribu per kilogram, sementara bawang merah masih bertahan tinggi di angka Rp56 ribu per kilogram.
Kondisi tersebut diperparah dengan lonjakan harga daging sapi konsumsi yang mencapai Rp150 ribu per kilogram di sejumlah pasar tradisional Jawa Barat. Kenaikan harga itu dilaporkan terjadi di Pasar Cicalengka, Pasar Soreang, serta Pasar Kordon dan Pasar Sederhana di Kota Bandung.
Sementara di wilayah Cirebon, aplikasi e-TUKU milik Pemkot Cirebon juga mencatat harga daging sapi murni masih stabil tinggi di angka Rp150 ribu per kilogram.
Menurut Iwan, mahalnya harga daging di pasar tradisional berpotensi menguras tabungan masyarakat yang sebenarnya sudah disiapkan untuk membeli hewan kurban.
“Lonjakan harga daging sapi sampai seratus lima puluh ribu rupiah di pasar-pasar tradisional Bandung dan Cirebon ini bikin pusing emak-emak jelang hari raya. Ini yang harus segera dibenahi pemerintah,” tegasnya.
Selain persoalan harga, Iwan juga menyoroti distribusi daging kurban yang dinilai belum merata. Ia menyebut pembagian daging kurban setiap tahun masih menumpuk di wilayah perkotaan dan kawasan perumahan besar.
“Kita butuh pemerataan. Distribusi daging kurban jangan cuma menumpuk di kota. Pemprov harus membuat sistem zonasi agar daging kurban ini sampai ke tangan masyarakat di pelosok desa yang lebih membutuhkan,” ujarnya.
Baca juga: PKS Jabar Gelar TFT Duta Tani, Iwan Suryawan Dorong Kemandirian Pangan dari Pekarangan Rumah
Iwan menegaskan, Iduladha yang sukses bukan hanya soal kelancaran ibadah, tetapi juga kestabilan ekonomi masyarakat. Ia berharap pemerintah daerah segera mengevaluasi jalur distribusi pangan dan daging kurban agar warga Jawa Barat bisa merayakan hari raya dengan lebih tenang tanpa terbebani harga yang tinggi.
