Organda Kabupaten Bogor, Pelayanan Angkot Perlu Perbaikan Menyeluruh

BOGOR, Denting.id – Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kabupaten Bogor menyampaikan bahwa pelayanan angkutan umum (angkot) di Kabupaten Bogor memerlukan peningkatan kualitas. Sekretaris DPC Organda Kabupaten Bogor, H. Haryandi, menegaskan perlunya langkah konkret untuk memperbaiki berbagai aspek dalam pelayanan trayek angkot.

“Banyak hal yang harus diperbaiki, mulai dari regulasi hingga pembinaan pengemudi angkot,” ujar Haryandi pada Senin (30/12/2024).

Ia menjelaskan, perbaikan pertama yang harus dilakukan adalah penerapan regulasi sertifikasi pengemudi, pelatihan berkala, dan pembinaan oleh Organda. “Pemeriksaan kendaraan atau KIR juga harus dilakukan secara teratur untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan,” tambahnya.

Baca juga : Iwan Suryawan Desak Pemda Jawa Barat Serius Benahi Pendidikan

Selain itu, Haryandi menyarankan sistem penghasilan tetap bagi sopir angkot, seperti yang diterapkan di Jakarta melalui program Jaklinko. Sistem ini dinilai mampu meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pengemudi.

“Program seperti ini membuat perilaku pengemudi di Jakarta jauh lebih baik dibanding sebelumnya. Hal ini patut diterapkan di Bogor,” katanya.

Baca juga : Kecelakaan Tunggal di Tambora, Jakarta Barat, Satu Orang Tewas

Haryandi menekankan bahwa kondisi kendaraan juga harus memenuhi standar tertentu. Ia mengusulkan angkot dilengkapi fasilitas seperti AC, pembayaran cashless, CCTV, dan penataan jadwal keberangkatan yang lebih tertib.

“Selain itu, angkot sebaiknya memiliki titik naik dan turun penumpang yang jelas, tidak boleh berhenti sembarangan,” tuturnya.

Baca juga : Menteri Kebudayaan RI Apresiasi Puncak Fest 2024, Merajut Budaya, Merangkul Masa Depan

Langkah lain yang diusulkan adalah pengadaan seragam bagi para pengemudi untuk menciptakan kesan rapi dan profesional. Ia juga mendorong Pemerintah Daerah untuk memberikan subsidi pada trayek tertentu, sehingga angkot dapat bersaing dengan moda transportasi lain.

“Pengemudi berseragam dan berpenampilan rapi akan memberikan kenyamanan lebih bagi penumpang. Subsidi trayek khusus juga penting untuk mendukung keberlanjutan angkutan umum,” ujar Haryandi.

Menurutnya, perbaikan ini diperlukan demi meningkatkan pelayanan transportasi umum di Kabupaten Bogor dan menjadikannya lebih ramah pengguna. “Jika semua aspek ini diterapkan, kualitas pelayanan angkot di Bogor akan jauh lebih baik,” pungkasnya.

 

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai