BGN Hentikan Sementara Program MBG Saat Libur Sekolah, KPPG Bogor Raya Fokus Evaluasi Menyeluruh

Bogor, Denting.id – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) selama masa libur pertengahan tahun 2026. Kebijakan tersebut dimanfaatkan seluruh Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG), termasuk KPPG Bogor Raya, untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan program.

Kepala KPPG Bogor Raya, Haidir, mengatakan selama masa penghentian sementara, seluruh aktivitas produksi makanan di dapur SPPG tidak berlangsung. Dengan berhentinya operasional dapur, para relawan yang bertugas dalam penyediaan makanan juga tidak menerima pembayaran insentif selama periode libur tersebut.

Meski demikian, pengawas gizi dan pengawas keuangan tetap menjalankan tugasnya untuk memastikan proses evaluasi berlangsung sesuai ketentuan.

“Mereka melakukan pengawasan terhadap administrasi, pengelolaan keuangan, serta kesiapan operasional setiap SPPG,” ujar Haidir, Minggu (28/6/2026).

Menurut Haidir, masa jeda operasional dimanfaatkan untuk melakukan audit menyeluruh terhadap seluruh SPPG yang berada di bawah koordinasi KPPG Bogor Raya. Evaluasi mencakup penataan administrasi, pemeriksaan sarana dan prasarana, hingga peninjauan pelaksanaan program agar tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.

“Hasil evaluasi nantinya akan menjadi dasar penyempurnaan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis sebelum layanan kembali dibuka. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses operasional memenuhi prinsip akuntabilitas, transparansi, dan tata kelola yang baik,” jelasnya.

Program Makan Bergizi Gratis dijadwalkan kembali beroperasi pada 13 Juli 2026 setelah seluruh tahapan evaluasi selesai dilaksanakan.

Baca juga: Kuasa Hukum Bantah Sony Sonjaya Aktor Intelektual Korupsi MBG, Sebut Hanya Jalankan Tugas

KPPG Bogor Raya berharap berbagai perbaikan yang dilakukan selama masa penghentian sementara dapat meningkatkan kualitas pelayanan, sehingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis menjadi lebih efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai