BOGOR,Denting.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto angkat suara terkait video viral seorang tukang cukur yang disebut enggan memasang Bendera Merah Putih di lapak pangkas rambutnya di Desa Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian setelah video percakapan antara tukang cukur bernama Nurhidayat dengan pihak Kecamatan Rancabungur beredar di media sosial.
Dalam video itu, Nurhidayat terlihat terlibat cekcok dengan pihak kecamatan saat diminta memasang Bendera Merah Putih di depan kios miliknya menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.
Menanggapi kejadian tersebut, Rudy Susmanto menyayangkan polemik pemasangan bendera terjadi di tengah momentum menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia.
Menurut Rudy, bulan Agustus memiliki makna penting bagi seluruh masyarakat Indonesia. Momentum tersebut semestinya menjadi kesempatan untuk kembali mengingat perjuangan para pahlawan sekaligus memperkuat rasa persatuan dan nasionalisme.
“Bulan Agustus ini merupakan bulan yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia. Kita memperingati kemerdekaan yang diperoleh melalui perjuangan para pendahulu kita,” ujar Rudy.
Rudy berharap persoalan tersebut tidak berkembang menjadi polemik yang berkepanjangan. Ia juga meminta seluruh pihak dapat menyikapi persoalan dengan kepala dingin dan mengedepankan komunikasi yang baik.
Menurutnya, pemasangan Bendera Merah Putih menjelang HUT RI bukan sekadar kegiatan seremonial. Bendera merupakan simbol negara yang memiliki nilai sejarah dan menjadi bagian dari identitas bangsa.
Rudy juga mengajak masyarakat Kabupaten Bogor untuk bersama-sama menyemarakkan peringatan HUT ke-81 RI dengan memasang Bendera Merah Putih di lingkungan masing-masing.
Di sisi lain, pemerintah daerah diharapkan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis ketika mengajak masyarakat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan peringatan kemerdekaan.
Pemkab Bogor menilai semangat kemerdekaan harus dibangun melalui kebersamaan. Perbedaan pandangan di lapangan diharapkan dapat diselesaikan melalui dialog sehingga tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun konflik di tengah masyarakat.
Video mengenai polemik tersebut hingga kini menjadi perhatian publik. Pemkab Bogor berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi dan momentum HUT ke-81 RI dapat berlangsung dengan aman, tertib, serta penuh semangat kebangsaan.

