BOGOR,Denting.id — Puluhan siswa Yayasan Insantama mengikuti aksi long march dari Balai Kota Bogor menuju Desa Cikancana, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (19/8/2026). Para siswa akan menempuh perjalanan sekitar 69 kilometer dalam rangka kegiatan sosial dan pembentukan karakter.
Pelepasan peserta dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, dari Balai Kota Bogor. Sebelum berangkat, Jenal memberikan sejumlah pesan kepada para siswa agar menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk melatih kedisiplinan, konsistensi, dan tanggung jawab.
“Terutama mewujudkan kedisiplinan, konsistensi, tanggung jawab, dan memberikan solusi atas permasalahan yang ada,” ujar Jenal Mutaqin di hadapan para peserta.
Menurut Jenal, kegiatan long march yang dilanjutkan dengan aksi sosial tersebut memang tidak memiliki tujuan akademis secara spesifik. Namun, metode yang dipilih Yayasan Insantama dinilai dapat menjadi sarana untuk membentuk karakter sekaligus menumbuhkan kepedulian siswa terhadap masyarakat.
Ia mengingatkan para siswa agar membiasakan diri melakukan hal-hal positif secara konsisten dan bertanggung jawab terhadap setiap pilihan yang diambil.
“Kuncinya konsisten dan tekun. Tekun dalam belajar, tekun dalam ibadah, tekun dalam hal-hal yang positif, dan tanggung jawab. Kita harus berani bertanggung jawab apa pun yang kita hadapi,” kata Jenal.
Jenal juga memotivasi para siswa untuk mempersiapkan diri menjadi bagian dari generasi penerus bangsa yang akan berperan dalam pembangunan Indonesia pada 2045.
Menurutnya, para siswa saat ini berpotensi menjadi pemimpin di berbagai bidang pada masa mendatang, termasuk di Kota Bogor.
“Kota Bogor butuh orang-orang seperti kalian. Kota Bogor ke depan masa kepemimpinannya Wali Kota, Wakil, Kepala Dinas, dokter, pengusaha, adalah kalian semua,” tuturnya.
Jenal menekankan bahwa keberhasilan tidak dapat diraih secara instan. Dibutuhkan persiapan, mental yang kuat, serta proses panjang untuk mencapai tujuan.
“Sukses itu butuh persiapan, sukses itu butuh mental, sukses itu butuh proses yang panjang,” sambungnya.
Sementara itu, perwakilan Yayasan Insantama Cendekia (YCI), Rimun Wibowo, mengatakan para siswa akan menempuh perjalanan sekitar 69 kilometer menuju Cianjur.
Setibanya di Desa Cikancana, para siswa dijadwalkan melaksanakan kegiatan bakti sosial serta membantu masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pengalaman fisik bagi para peserta, tetapi juga menanamkan nilai kepedulian sosial, kemandirian, ketekunan, dan semangat untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

