Pemotor Tewas Usai Tabrak Minibus lalu Terlindas Truk Fuso di Parung Panjang

 

BOGOR, Denting.id — Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan tiga kendaraan terjadi di wilayah Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (19/9/2026) sore. Seorang pengendara sepeda motor tewas setelah terlindas truk fuso.

Kapolsek Parung Panjang Kompol M Taufik mengatakan, korban dalam kecelakaan tersebut berinisial HC, warga Parung Panjang. Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.

“Kendaraan yang terlibat kecelakaan ada tiga kendaraan. Korban satu orang meninggal dunia, inisial HC warga Parung Panjang,” kata Taufik, Minggu (20/9/2026).

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Arif Rahman menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.15 WIB. Saat itu, korban mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B-4725-TNJ dari arah Jagabaya menuju Parung Panjang.

Setibanya di lokasi kejadian, sepeda motor yang dikendarai korban menabrak bagian belakang kanan sebuah minibus yang berada di depannya. Minibus tersebut kemudian melanjutkan perjalanan.

“Setibanya di TKP, (pemotor) menabrak belakang kanan kendaraan jenis minibus yang ada di depannya, tidak diketahui nopolnya, kendaraan minibus tersebut melanjutkan perjalanan,” ujar Arif.

Setelah menabrak minibus, korban bersama sepeda motornya terjatuh ke sisi kanan jalan. Korban kemudian membentur bagian ban belakang kanan truk fuso bernomor polisi B-9999-KL hingga terjadi kecelakaan.

“Motor Honda Beat Nopol B-4725-TNJ beserta pengendaranya jatuh ke kanan, membentur ke arah ban belakang kanan kendaraan truk fuso B-9999-KL sehingga terjadi kecelakaan,” katanya.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka berat, terutama pada bagian kepala, serta luka pada bahu dan tangan kanan. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Korban kemudian dibawa ke fasilitas kesehatan di wilayah Parung Panjang sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

“Korban inisial HC, luka pada bagian kepala, bahu kanan tangan kanan, MD (meninggal dunia) di TKP kemudian dibawa ke Puskesmas Parung Panjang,” kata Arif.

Kapolsek Parung Panjang menambahkan, truk fuso yang terlibat kecelakaan merupakan kendaraan yang biasa digunakan untuk mengangkut hasil tambang atau galian. Namun, saat kecelakaan terjadi, truk tersebut dalam kondisi tidak membawa muatan.

“Jadi betul (kecelakaannya) dengan truk, tapi truk sedang tidak ada muatan alias kosong. Iya (truk untuk angkut hasil tambang atau galian),” ujar Taufik.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai