Denting.id – Barcelona memasuki jeda internasional dengan lini depan yang tampil produktif. Raphinha, Lamine Yamal, dan Fermin Lopez menjadi tiga pemain yang membuat serangan Blaugrana terlihat tajam pada awal musim 2026/2027.
Ketiga pemain tersebut telah mengoleksi total 26 gol di La Liga dan Liga Champions musim ini. Jumlah tersebut lebih dari dua kali lipat torehan trio Real Madrid yang terdiri dari Kylian Mbappe, Vinicius Junior, dan Jude Bellingham dengan 12 gol.
Raphinha menjadi penyumbang gol terbanyak bagi Barcelona dengan 14 gol. Lamine Yamal mencatat delapan gol, sedangkan Fermin Lopez menyumbangkan empat gol dari lini tengah.
Selain produktif mencetak gol, ketiganya juga telah menghasilkan total 11 assist. Kombinasi tersebut membuat Barcelona memiliki sejumlah sumber ancaman di lini depan.
Di kubu Real Madrid, Mbappe menjadi pemain paling produktif dengan delapan gol. Bellingham menyusul dengan tiga gol, sementara Vinicius baru mencatat satu gol.
Dengan catatan tersebut, trio Barcelona unggul 14 gol atas trio Madrid pada awal musim ini.
Perubahan posisi Raphinha menjadi salah satu faktor di balik produktivitas Barcelona. Setelah kepergian Robert Lewandowski dan Ferran Torres, pemain asal Brasil itu mendapat peran sebagai false nine dan mampu menjalankan tugas tersebut secara efektif.
Raphinha telah mencatatkan dua hat-trick dan tiga brace pada awal musim. Torehan 14 golnya bahkan melampaui jumlah gol yang telah dicetak secara individu oleh 16 dari 20 klub La Liga.
Sementara itu, Lamine Yamal terus memberikan ancaman dari sisi sayap. Pemain muda Barcelona tersebut telah mencetak delapan gol dan menyumbangkan enam assist.
Fermin juga mampu memberikan variasi serangan melalui pergerakannya dari lini kedua. Kehadirannya membuat Barcelona memiliki tambahan sumber gol di luar pemain depan.
Produktivitas trio Barcelona juga mengungguli sejumlah kombinasi pemain dari klub elite Eropa lainnya. Trio Manchester City yang terdiri dari Erling Haaland, Rayan Cherki, dan Antoine Semenyo baru mengoleksi 12 gol.
Bayern Munich juga mendapatkan 12 gol dari kombinasi Michael Olise, Harry Kane, dan Jamal Musiala. Sementara trio Paris Saint-Germain, Ousmane Dembele, Ferran Torres, dan Vitinha, baru menghasilkan 10 gol.
Baca juga: Rodri ke Barcelona, Luis de la Fuente Sempat Terkejut
Musim masih panjang sehingga statistik tersebut masih dapat berubah dalam beberapa bulan ke depan. Namun, pada awal musim ini, Raphinha, Lamine Yamal, dan Fermin Lopez telah menjadi sumber produktivitas utama Barcelona.

