Roman King Perankan Zafran di Film 5 cm: Revolusi Hati, Tak Ingin Tiru Akting Herjunot Ali

 

Bogor, Denting.id – Roman King mendapat tantangan besar dalam debutnya di layar lebar. Ia dipercaya memerankan karakter Zafran dalam film 5 cm: Revolusi Hati, karakter yang sebelumnya dikenal luas melalui akting Herjunot Ali dalam film 5 cm.

Meski menyadari karakter Zafran sudah memiliki tempat tersendiri di hati penonton, Roman memilih untuk tidak meniru gaya akting Herjunot Ali. Ia justru berusaha membangun interpretasi Zafran versinya sendiri sesuai dengan kebutuhan cerita.

Roman mengatakan dirinya tetap menghormati karakter Zafran yang telah diperankan Herjunot Ali. Namun, ia mendapat arahan untuk mencari pendekatan berbeda karena 5 cm: Revolusi Hati merupakan cerita prekuel.

“Aku sih ya aku ngerti di film 5 Cm pertama itu karakternya Zafran itu lumayan ikonik, ya. Dan masuk ke film ini aku udah tahu kayak, ‘Oke, aku harus bayar respek ke karakter yang sebelumnya di film yang pertama,'” tutur Roman King saat ditemui di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (22/9/2026).

Roman juga mengungkapkan dirinya tidak melakukan pertemuan maupun komunikasi langsung dengan Herjunot Ali untuk mendalami karakter Zafran. Menurutnya, keputusan tersebut menjadi bagian dari proses untuk menemukan karakter yang sesuai dengan versinya.

“Kalau tektokan sampai ketemu sama itu sih nggak. Cuma pas mulai proses reading sama semua itu, Pak Sunil selalu bilang kayak, ‘Kan ini prekuel, jadi mending cari sendiri Zafran kamu kayak gimana’,” jelasnya.

Dalami Karakter Zafran Sejak SMP

Proses pendalaman karakter dilakukan Roman bersama tim produksi melalui reading yang berlangsung cukup panjang. Produser Sunil Soraya mengungkapkan proses tersebut telah dimulai sejak November tahun lalu.

Selama sekitar tujuh hingga delapan bulan, para pemain menjalani reading dan mendapat pendampingan dari penulis untuk memahami rancangan karakter masing-masing. Proses tersebut juga mencakup pengembangan sosok Zafran ketika masih duduk di bangku SMP.

“Mungkin kita bisa tambahkan juga, kita sudah mulai reading dari bulan November tahun lalu dan dengan proses reading 7-8 bulan itu mereka dibantu juga sama penulisnya, juga apa yang penulisnya mau desain Zafran pada SMP itu bagaimana,” jelas Sunil Soraya.

Keseriusan Roman dalam mempersiapkan debutnya juga mendapat apresiasi dari Sunil. Meski baru pertama kali bermain dalam film layar lebar, Roman dinilai aktif mengeksplorasi karakter dan tidak hanya menunggu arahan dari tim produksi.

Sunil mengatakan Roman kerap berdiskusi dan mencoba berbagai pendekatan selama proses reading. Hal tersebut dinilai membantu tim menemukan sosok Zafran yang sesuai dengan konsep cerita.

“Jadi itu proses dibantu sama Roman dan saya lihat bahwa biarpun kita reading, dia bolak-balik kalau dia nggak belajar basic-nya dia nggak kasih lihat, ‘Bisa nggak besok malam coba ini gimana, ini cocok atau nggak?’ gitu. Semuanya kita percaya dari situ,” puji Sunil.

Dengan proses persiapan yang panjang, Roman King diharapkan mampu menghadirkan sisi berbeda dari karakter Zafran. Debutnya dalam 5 cm: Revolusi Hati sekaligus menjadi tantangan untuk memperkenalkan kembali karakter ikonik tersebut melalui sudut pandang yang sesuai dengan cerita prekuel.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai