JAKARTA, Denting.id – Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, membagikan cerita ringan setelah melewati laga final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand. Alih-alih merayakan kemenangan dengan unggahan serius, Rizky justru mengungkap ketegangan yang dirasakannya sepanjang pertandingan lewat candaan di Threads.
Sehari setelah final, Rizky menyapa pengguna Threads dengan unggahan singkat yang menggambarkan kondisinya setelah menjalani pertandingan penuh tekanan.
“Selamat pagi warga Threads, jantung aman,” tulis Rizky Ridho.
Unggahan tersebut langsung mendapat respons dari warganet. Sejumlah pengguna mengaku ikut tegang dan menahan napas selama pertandingan final, sehingga candaan Rizky dianggap mewakili suasana yang dirasakan banyak penonton.
Cerita Kocak Rizky Ridho
Rizky kemudian kembali mengunggah cerita mengenai ketegangan yang dirasakannya saat menghadapi Thailand. Dengan gaya bahasa santai, ia menggambarkan bagaimana pertandingan final tersebut membuatnya sangat gugup.
“Kalian aja jantungan, apalagi guwe bj*rrr, sempak basah semua untung aja ga kecirit,” tulis Rizky.
Unggahan itu pun memancing berbagai balasan jenaka dari warganet. Kolom komentar dipenuhi candaan yang ikut menggambarkan ketegangan selama pertandingan.
Nex Carlos Ikut Nimbrung
YouTuber kuliner Nex Carlos turut meramaikan unggahan Rizky. Ia memberikan komentar dengan menawarkan traktiran kepada bek Timnas Indonesia tersebut.
“Mau ditraktir apa dho? Sate? Padang? Bakso?” tulis Nex Carlos.
Komentar itu menambah suasana santai dalam unggahan Rizky setelah keberhasilan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.
Selain Nex Carlos, sejumlah warganet juga memberikan komentar beragam. Salah satunya mengaku sempat keliru mengira Rizky Ridho sebagai penyanyi dangdut sebelum akhirnya memuji kemampuan Rizky sebagai pesepak bola.
Unggahan tersebut menjadi salah satu cara Rizky Ridho merayakan keberhasilan Timnas Indonesia. Di balik pertandingan final yang penuh tekanan, ia menunjukkan sisi santai dan humorisnya kepada para penggemar melalui media sosial.
Editor : Linna Susanti
