BOGOR, Denting.id – Bupati Bogor Rudy Susmanto berencana membangun Wisma Atlet Istimewa permanen untuk mendukung pembinaan dan meningkatkan motivasi atlet disabilitas di Kabupaten Bogor. Saat ini, pemerintah daerah tengah mempertimbangkan dua lokasi untuk pembangunan fasilitas tersebut, yakni kawasan Islamic Centre dan Alun-Alun Cirimekar.
Rencana itu disampaikan Rudy saat melepas 69 atlet Special Olympics Indonesia (SOIna) Kabupaten Bogor yang akan mengikuti Pekan Special Olympics Nasional (Pesonas) II di Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (13/10/2026).
“Kita sudah merencanakan untuk membangun Wisma Atlet Istimewa yang permanen,” ujar Rudy.
Ia menjelaskan, Wisma Atlet Istimewa sebenarnya telah tersedia di kawasan Islamic Centre. Namun, fasilitas tersebut masih bersifat sementara sehingga diperlukan pembangunan tempat yang lebih permanen untuk mendukung kebutuhan atlet disabilitas.
Menurut Rudy, pemerintah daerah tengah mengkaji dua opsi lokasi pembangunan. Pilihan pertama adalah mempertahankan lokasi di Islamic Centre melalui revitalisasi, sedangkan opsi kedua memindahkan fasilitas tersebut ke kawasan Alun-Alun Cirimekar.
“Saat ini kita akan pusatkan pada dua lokasi, apakah tetap di Islamic Centre yang kita revitalisasi atau pindah ke kawasan Alun-Alun Cirimekar,” katanya.
Rudy menegaskan, keberadaan Wisma Atlet Istimewa tidak hanya ditujukan untuk menunjang aktivitas olahraga, tetapi juga menjadi ruang yang dapat membangun kepercayaan diri dan semangat anak-anak disabilitas.
Melalui fasilitas tersebut, ia berharap para atlet disabilitas memiliki tempat untuk saling mendukung, mengembangkan kemampuan, dan termotivasi untuk meraih prestasi.
“Tujuannya bukan hanya olahraga, tapi memberikan motivasi kepada seluruh anak-anak istimewa bahwa ada ruang atau tempat yang bisa membangkitkan motivasi sesama atlet disabilitas seperti yang hari ini kita lepas,” pungkasnya.
Rencana pembangunan Wisma Atlet Istimewa permanen ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mendukung pembinaan atlet disabilitas. Meski demikian, lokasi pembangunan masih dalam tahap pertimbangan dan belum ditetapkan secara final.
Editor : Linna Susanti

