Operasi Militer Israel Berakhir, Warga Palestina Mulai Kembali ke Rumah di Hebron

Jakarta, Denting.id – Puluhan keluarga Palestina mulai kembali ke rumah mereka di Kota Hebron, Tepi Barat bagian selatan, Senin (2/11/2026). Kepulangan warga tersebut menyusul pengumuman militer Israel mengenai berakhirnya operasi militer selama 11 hari di wilayah itu.

Meski dapat kembali ke tempat tinggal masing-masing, warga harus menghadapi kondisi rumah dan infrastruktur yang rusak akibat operasi militer tersebut.

Menurut sumber-sumber Palestina, keluarga-keluarga mulai kembali ke sejumlah kawasan terdampak, di antaranya al-Jalda, Deir Bahha, dan Khallat al-Maghariba. Setibanya di rumah, mereka menemukan berbagai kerusakan yang ditinggalkan selama operasi berlangsung.

Wali Kota Hebron, Yousef al Jabari, mengatakan pemerintah kota telah memulai upaya pemulihan dengan membersihkan puing-puing, membuka kembali akses jalan, serta mendata kerusakan di kawasan terdampak.

Aktivitas pendidikan juga mulai berangsur normal. Para siswa dilaporkan kembali mengikuti kegiatan belajar mengajar setelah sebelumnya terganggu akibat operasi militer Israel.

Sebelumnya, Gubernur Hebron Khaled Dudin mengumumkan bahwa pasukan Israel telah ditarik dari sejumlah wilayah yang menjadi sasaran operasi. Penarikan tersebut memungkinkan warga kembali ke rumah masing-masing.

Komite Dukungan dan Bantuan di Kegubernuran Hebron mencatat sekitar 537 keluarga atau hampir 3.300 orang terpaksa mengungsi selama operasi militer berlangsung.

Dampak operasi tersebut juga meluas ke sektor ekonomi dan infrastruktur. Kepala Kamar Dagang dan Industri Hebron, Abdo Idris, memperkirakan kerugian ekonomi mencapai lebih dari 12 juta shekel atau sekitar 3,8 juta dolar AS setiap hari.

Sementara itu, kerusakan infrastruktur diperkirakan melampaui 6 juta shekel.

Idris menambahkan, operasi militer tersebut turut mengganggu kegiatan pendidikan sekitar 262 ribu siswa yang tersebar di 589 sekolah di seluruh wilayah Kegubernuran Hebron.

Baca juga: Pemukim Israel Serang Petani Palestina Saat Panen Zaitun di Tepi Barat

Berakhirnya operasi militer dan penarikan pasukan Israel membuka peluang bagi masyarakat untuk kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.

Namun, proses pemulihan diperkirakan masih membutuhkan waktu karena warga harus menghadapi kerusakan rumah, infrastruktur, serta dampak terhadap sektor ekonomi dan pendidikan.

Editor: Linna Susanti

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai