Viral Sampah Menggunung di Cidahu Sukabumi, Camat Akui Masalah Berulang

 

SUKABUMI, Denting.id – Tumpukan sampah rumah tangga dan plastik yang menggunung di Desa Pondokaso Tonggoh, Kecamatan Cidahu, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan setelah videonya viral di media sosial TikTok. Sampah yang menutupi saluran drainase hingga meluber ke badan jalan tersebut dikeluhkan warga karena memicu bau tidak sedap dan meningkatkan risiko banjir saat hujan.

Dalam video yang beredar, perekam memperlihatkan kondisi tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Ia juga mengeluhkan lingkungan yang kerap terdampak banjir akibat drainase tidak berfungsi optimal.

Perekam video turut meminta pemerintah desa dan kecamatan segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi persoalan tersebut.

Ironisnya, meski spanduk larangan membuang sampah telah terpasang di lokasi, tumpukan sampah masih terus terlihat. Kondisi ini menunjukkan persoalan pembuangan sampah sembarangan masih menjadi pekerjaan rumah di wilayah tersebut.

Menanggapi video viral itu, Camat Cidahu Lenni Nurliah yang akrab disapa Ambu mengatakan, pemerintah kecamatan bersama sejumlah unsur telah berulang kali melakukan aksi pembersihan.

Kegiatan tersebut melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD), PGRI, Pramuka, relawan, Forum Cidahu Bersatu, Polsek hingga Koramil.

Menurutnya, kegiatan pembersihan terakhir dilaksanakan sekitar dua bulan lalu. Namun, sampah kembali menumpuk karena masih adanya masyarakat yang membuang sampah sembarangan, termasuk ke aliran sungai.

“Penanganan sampah ini bukan tidak pernah dilakukan. Sudah rutin ditangani dan masyarakat juga terus diedukasi. Namun, masih ada warga yang membuang sampah sembarangan ke sungai,” ujar Ambu, Sabtu (8/11/2026).

Ia mengakui, persoalan sampah di wilayah Cidahu merupakan masalah lama yang belum sepenuhnya terselesaikan. Karena itu, penanganannya tidak bisa hanya mengandalkan kegiatan bersih-bersih, tetapi juga membutuhkan perubahan perilaku masyarakat.

Pihak kecamatan juga telah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sukabumi untuk menggelar penyuluhan dan kampanye penanggulangan sampah.

Sebagai tindak lanjut, pemerintah kecamatan berencana kembali menggelar aksi bersih-bersih pada Minggu (8/11/2026). Kali ini, keterlibatan masyarakat akan menjadi salah satu prioritas.

Ambu mengaku terbantu dengan viralnya video tersebut karena persoalan sampah di Cidahu kembali mendapat perhatian publik.

Ia berharap momentum tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dan tidak menjadikan sungai maupun saluran air sebagai tempat pembuangan sampah.

Menurutnya, persoalan sampah tidak akan selesai jika hanya mengandalkan pemerintah. Partisipasi masyarakat melalui kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dan menjaga kebersihan saluran drainase menjadi bagian penting dari upaya pencegahan.

Tanpa perubahan perilaku warga, kegiatan pembersihan dikhawatirkan hanya menjadi solusi sementara. Tumpukan sampah yang kembali menyumbat saluran air berpotensi memperburuk pencemaran lingkungan sekaligus meningkatkan risiko genangan dan banjir ketika hujan turun.

Editor : Linna Susanti

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai