Abidzar Al-Ghifari Ambil Hikmah dari Kritikan Terkait Perannya di Film A Business Proposal

JAKARTA, Denting.id – Aktor Abidzar Al-Ghifari menanggapi positif berbagai kritik yang diterimanya terkait pernyataannya sebagai pemain dalam film A Business Proposal. Kritikan tersebut muncul setelah Abidzar mengungkapkan bahwa dirinya tidak menonton versi drama Korea dari A Business Proposal, dengan alasan untuk menciptakan karakter yang berbeda dan autentik.

Baca juga : Aktris Ikatan Cinta, Larasati Nugroho, Alami Kecelakaan di Jakarta Selatan

Dalam sebuah wawancara podcast, Abidzar mengungkapkan bahwa dirinya mengambil hikmah dari segala kritik yang ada. “Ini akan jadi pembelajaran buat gue. Apa yang terjadi ini menjadi hal baik ke depan. Gue enggak menutup diri dari segala kritikan dan masukan. Gue akan terima,” ujar Abidzar saat ditemui di XXI Grand Indonesia, Thamrin, Jakarta Pusat, Jumat (31/1/2025) malam.

Meskipun menerima berbagai hujatan, Abidzar bersyukur atas dukungan yang diterimanya dari rekan-rekannya yang terlibat dalam produksi film ini. “Dukungan dari teman-teman semua, pihak Falcon Pictures ada di belakang dan di samping gue. Bahkan sebelum penayangan pun, mereka bilang, ‘Are you okay?’” katanya.

Abidzar juga menegaskan bahwa kritik yang datang tidak membuatnya terpuruk. “Kalau down sih enggak, karena gue menerima. Kalau gue enggak menerima, mungkin gue down. Tapi karena gue menerima, jadi gue enggak down. Buktinya gue di sini sekarang,” tambahnya dengan optimisme.

Dalam film A Business Proposal, Abidzar memerankan tokoh bernama Utama, yang beradu akting dengan Ariel Tatum. Film ini mengisahkan Sari (Ariel Tatum), seorang food analyst di Bowo Foods, yang terpaksa menyamar menjadi sahabatnya, Yasmin (Caitlin Halderman), dalam sebuah kencan buta. Tanpa diduga, teman kencannya adalah Utama (Abidzar Al-Ghifari), pewaris perusahaan tempatnya bekerja, yang dikenal disiplin dan dingin.

Konflik semakin rumit ketika Utama meminta Sari untuk berpura-pura menjadi kekasihnya, agar ia terhindar dari tekanan pernikahan yang diberikan oleh kakeknya, Eyang Bowo (Slamet Rahardjo). Seiring berjalannya cerita, berbagai kejadian lucu dan drama mulai muncul, menghadirkan cerita yang menarik untuk disaksikan.

Baca juga : Negara-negara Arab Tegas Tolak Rencana Trump Relokasi Warga Gaza

Film A Business Proposal dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 6 Februari 2025.

 

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai