Jakarta, Denting.id — Korlantas Polri kembali memberlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan arus balik Lebaran 2025. Hari ini, Kamis, 4 April 2025, skema one way dan contraflow diterapkan di sejumlah titik utama jalur mudik, terutama yang mengarah ke Jakarta.
Ini bertujuan untuk mengurai kepadatan dan memperlancar perjalanan pemudik yang kembali ke ibu kota. “Evaluasi akan terus dilakukan secara real-time berdasarkan jumlah traffic counting dan visi rasio di lapangan,” ujar Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.
Skema contraflow di jalur Tol Jakarta-Cikampek akan dimulai dari KM 70 hingga KM 47 dan bisa diperpanjang hingga KM 36 jika arus lalu lintas masih tinggi. Kepolisian menyesuaikan kebijakan rekayasa lalu lintas dengan situasi di lapangan.
Bagi para pemudik yang menuju Jakarta, pada hari ini, Korlantas Polri telah menyiapkan beberapa rekayasa lalu lintas, termasuk pemberlakuan skema one way dan contraflow. Skema one way akan diberlakukan mulai pukul 14.00 WIB pada jalur Tol Semarang-Batang hingga Tol Jakarta-Cikampek, dari KM 414 hingga KM 70. Pemberlakuan ini bersifat situasional dan dapat diperpanjang sesuai dengan kondisi di lapangan.
Selain itu, Korlantas juga akan memberlakukan contraflow pada jalur Tol Jakarta-Cikampek, dimulai dari KM 70 hingga KM 47. Skema contraflow ini juga akan dimulai pada pukul 14.00 WIB, dengan durasi yang akan disesuaikan berdasarkan perkembangan situasi lalu lintas di lapangan. “Contraflow akan kami terapkan secara dinamis dengan terus memantau kepadatan lalu lintas,” jelas Agus.
Seiring dengan penerapan rekayasa lalu lintas ini, pihak Korlantas mengingatkan kepada para pengemudi untuk selalu mematuhi petunjuk yang ada dan mengikuti rambu-rambu yang disediakan. Hal ini penting agar perjalanan menjadi lebih lancar dan aman, mengingat arus balik Lebaran 2025 diprediksi akan sangat padat, terutama pada jalur-jalur utama.
Jika arus kendaraan dari arah timur ke Jakarta masih tetap tinggi, contraflow tahap kedua dapat diberlakukan pada jalur Tol Cipali, dari KM 246 hingga KM 188. Korlantas akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi untuk menentukan apakah perlu memperpanjang atau menghentikan penerapan rekayasa lalu lintas tersebut.
Pihak kepolisian juga menghimbau para pemudik untuk selalu mempersiapkan perjalanan dengan baik, seperti memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, serta membawa perbekalan yang cukup. Korlantas berkomitmen untuk menjaga kelancaran arus mudik dan balik Lebaran 2025 dengan menerapkan berbagai rekayasa lalu lintas yang sesuai dengan situasi di lapangan.
Baca juga: Hindari Macet Puncak Bogor, Cek Jalur-Jalur Alternatifnya

