Kota Bogor, Denting.id – Sinergi antara legislatif dan organisasi cendekiawan di Kota Bogor semakin menguat menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Ketua DPRD Kota Bogor, Adityawarman Adil, secara resmi menerima audiensi pengurus ICMI Orda Bogor di Kantor DPRD, Kamis (29/1/2026), guna membahas persiapan Bogor ICMI Islamic Festival (BIIFEST) yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Februari hingga 1 Maret 2026 mendatang.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Panitia Pelaksana BIIFEST 2026, Karmanah, menjelaskan bahwa ajang ini merupakan kelanjutan dari kesuksesan tahun sebelumnya. “BIIFEST 2026 merupakan kegiatan tahun kedua. Kali ini BIIFEST mengangkat tema Celebrate Life Together, Menguatkan Generasi Unggul Menuju Generasi Emas 2045”, ujar Karmanah.
Fokus utama gerakan ini adalah mencetak profil anak muda yang berintelektual dan berakhlak. “Harapannya generasi muda memiliki pemahaman yang benar dan dapat menjadi cendekiawan yang memiliki keteladanan dan bermanfaat bagi masyarakat”, tutur Karmanah.
Selama sepuluh hari penuh, BIIFEST akan menyemarakkan berbagai titik di Kota Bogor, mulai dari Mall Botani Square, Kantor Kemenag, hingga Balaikota. Agenda yang disiapkan sangat beragam, mulai dari workshop, bazar UMKM, lomba seni Islam, hingga santunan sosial. “Lokasi berbagai kegiatan tersebut di Mall Botani Square, Kantor Kemenag dan Balaikota”, ucap Karmanah.
Menariknya, antusiasme peserta tidak hanya datang dari warga lokal. “Para peserta yang mendaftar dari luar Kota Bogor juga sudah banyak”, ungkap Karmanah. Ia menegaskan bahwa skala acara ini sudah meluas, “Karena bukan hanya untuk warga Kota Bogor maka even ini merupakan persembahan Kota Bogor untuk Indonesia”, tambahnya.
Menanggapi paparan tersebut, Adityawarman Adil memberikan apresiasi tinggi dan menyatakan kesiapan lembaga yang dipimpinnya untuk mendukung penuh. “DPRD siap berkolaborasi mensukseskan kegiatan BIIFEST. Fasilitas di DPRD Kota Bogor bisa digunakan untuk kegiatan tersebut”, ucapnya.
Legislator dari PKS ini juga menyoroti urgensi acara ini mengingat besarnya populasi produktif di Kota Bogor. “Data BPS, 67 persen penduduk Kota Bogor dibawah 40 tahun”, ungkap Adityawarman. Mengakhiri pertemuan, ia menekankan agar panitia memperluas jangkauan informasi acara ini. “Buka komunikasi seluas-luasnya. Tingkatkan skala sosialisasinya”, pungkasnya.

