Denting.id – Real Madrid sempat diliputi kekhawatiran besar saat Jude Bellingham mengalami cedera otot dalam laga melawan Rayo Vallecano. Gelandang asal Inggris itu terpaksa meninggalkan lapangan tak lama setelah kick-off, memunculkan kecemasan di tengah fase krusial musim.
Proses pemulihan Bellingham berjalan lebih lama dari perkiraan awal. Kini, ia berpotensi baru kembali merumput pada April mendatang. Kehilangan pemain kunci seperti Bellingham tentu terasa sebagai kemunduran besar bagi Los Blancos.
Namun, seiring waktu, muncul fakta menarik. Berdasarkan laporan Mundo Deportivo, Madrid justru menunjukkan performa yang lebih efisien tanpa kehadiran sang megabintang lini tengah.
Sejak bergabung, Bellingham telah menjadi bagian dari 128 dari total 162 pertandingan Madrid di semua kompetisi. Artinya, ada 34 laga yang dijalani tanpa dirinya.
Saat Bellingham tampil, Madrid mencatatkan 86 kemenangan atau sekitar 67,2 persen. Namun tanpa dirinya, tingkat kemenangan melonjak menjadi 82,4 persen—dengan 28 kemenangan dari 34 pertandingan dan hanya tiga kekalahan.
Secara ofensif, perbedaan tidak terlalu signifikan. Madrid mencetak rata-rata 2,22 gol per laga ketika Bellingham bermain. Tanpa dirinya, angka itu justru sedikit meningkat menjadi 2,35 gol per pertandingan.
Perubahan paling mencolok terlihat di sektor pertahanan. Rata-rata kebobolan turun drastis dari 1,18 gol per laga menjadi hanya 0,76 saat Bellingham absen. Penurunan hampir setengah gol per pertandingan ini memberikan dampak signifikan terhadap stabilitas tim.
Catatan clean sheet juga menunjukkan tren serupa. Madrid mencatat nirbobol dalam 35,2 persen pertandingan ketika Bellingham bermain. Angka tersebut melonjak menjadi 50 persen tanpa kehadirannya. Bahkan, tim selalu mencetak gol dalam 100 persen laga tanpa sang gelandang.
Di ajang La Liga dan Liga Champions UEFA musim ini, lawan menghasilkan expected goals rata-rata 1,31 saat Bellingham bermain. Angka tersebut turun menjadi 0,94 ketika ia absen.
Baca juga: Real Madrid Siapkan Misi Pulangkan Dua Lulusan La Fabrica
Data ini menegaskan bahwa Madrid tampil lebih solid secara defensif tanpa Bellingham. Meski demikian, kontribusi individu sang gelandang tetap tak tergantikan dalam aspek kreativitas dan determinasi di lapangan. Kini, publik menantikan bagaimana keseimbangan tim akan terbentuk saat ia kembali memperkuat Los Blancos.

