Bandung, Denting.id – Ketidakpercayaan publik terhadap anggota dewan dinilai masih menjadi tantangan besar bagi para wakil rakyat. Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Iwan Suryawan, mengaku menyadari stigma yang kerap muncul bahwa anggota dewan sering berubah setelah terpilih.
Menurut Iwan, kondisi tersebut bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan dijawab dengan kerja nyata dan kehadiran langsung di tengah masyarakat. Ia menjadikan pandangan publik itu sebagai tantangan pribadi sekaligus tanggung jawab politik yang harus dibuktikan.
“Masyarakat itu melihat anggota dewan ketidakpercayaannya lebih. Saya ingin menjawab keraguan masyarakat itu, itu bagi saya tantangan yang harus dijawab benar nggak kalau sudah jadi lupa,” ujar Iwan, Kamis (30/4/2026).
Iwan menilai cara paling sederhana dan efektif untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat adalah dengan terus menjaga kedekatan dengan warga.
Menurutnya, kehadiran anggota dewan tidak cukup hanya dalam kegiatan seremonial, tetapi juga harus benar-benar hadir untuk mendengar dan berinteraksi secara langsung setiap hari.
“Kami punya keinginan besar dan kewajiban untuk bertemu masyarakat dan inilah tantangannya, makanya berupaya kami untuk terus interaksi perkara bisa memenuhi kebutuhan mereka itu proses. Tapi bahwa kita berupaya balik lagi ke masyarakat, itu saja hari-harinya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa membangun kepercayaan publik membutuhkan proses panjang.
Baca juga: Iwan Suryawan Soroti Ancaman Kemarau Ekstrem di Jabar, Desak Antisipasi Krisis Air
Namun, komitmen untuk terus kembali dan mendengarkan aspirasi masyarakat menjadi langkah penting agar wakil rakyat tetap dekat dengan warga yang diwakilinya.

