Dedie Rachim Apresiasi Program Beasiswa Orang Tua Asuh UIKA Bogor

BOGOR, Denting.id – Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim mengapresiasi peluncuran Program Beasiswa Orang Tua Asuh Peduli Pendidikan Tinggi yang diinisiasi Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor bersama civitas akademika dan Ikatan Alumni UIKA.

Program tersebut diresmikan Dedie bersama Rektor UIKA Bogor, Prof. H. Endin Mujahidin, dalam kegiatan Fun Day penutupan Milad ke-65 UIKA di Plaza Balai Kota Bogor, Sabtu (1/8/2026).

Dedie menilai program beasiswa itu menjadi bentuk kepedulian nyata dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat, khususnya warga Kota Bogor.

“Alhamdulillah hari ini kepedulian itu nyata. Kita mendengarkan langsung dari Pak Rektor UIKA bahwa ada kepedulian dari ikatan alumni untuk membangun sumber daya manusia Kota Bogor yang lebih maju melalui pemberian beasiswa orang tua asuh bagi mahasiswa,” kata Dedie.

Ia berharap program tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak penerima setiap tahunnya, sehingga semakin banyak anak-anak dari keluarga kurang mampu yang memiliki kesempatan mengenyam pendidikan di perguruan tinggi.

“Kalau bukan kita siapa lagi yang akan membantu dan peduli. Kepedulian UIKA Bogor menjadi satu wujud kepedulian nyata,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor UIKA Bogor, Prof. H. Endin Mujahidin, mengatakan Program Beasiswa Orang Tua Asuh Peduli Pendidikan Tinggi ditujukan untuk membantu lulusan SMA/sederajat yang ingin melanjutkan kuliah, tetapi terkendala biaya.

Menurut Endin, pelajar kurang mampu asal Kota Bogor menjadi prioritas penerima program. Hingga saat ini, UIKA telah mengalokasikan beasiswa bagi 278 mahasiswa. Sementara untuk Tahun Akademik 2026, sebanyak 116 calon mahasiswa asal Kota Bogor telah mendaftar sebagai penerima beasiswa.

“Alhamdulillah UIKA Bogor sudah mengalokasikan beasiswa bagi 278 mahasiswa dan tahun 2026 yang sudah mendaftar ke UIKA untuk beasiswa itu jumlahnya 116 siswa, warga asli Kota Bogor,” katanya.

Ia menjelaskan, selain memanfaatkan skema Kartu Indonesia Pintar (KIP), UIKA juga menyiapkan program Beasiswa Orang Tua Asuh bagi mahasiswa yang belum memenuhi syarat memperoleh KIP.

“Intinya, warga Kota Bogor yang tidak mampu tapi memiliki keinginan, UIKA Bogor akan perjuangkan untuk bisa kuliah,” ujar Endin.

Endin berharap gerakan kepedulian terhadap akses pendidikan tinggi ini dapat diikuti perguruan tinggi swasta lainnya agar semakin banyak masyarakat Kota Bogor yang memperoleh kesempatan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai