Jakarta, Denting.id – Iran mengaku telah menyiapkan rencana komprehensif untuk merespons jika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap infrastruktur vitalnya. Pernyataan itu disampaikan seorang pejabat keamanan senior Iran di tengah meningkatnya ancaman dari Presiden AS Donald Trump.
Kepada Tasnim, pejabat tersebut menyebut laporan media Amerika mengenai kemungkinan serangan AS dan Israel terhadap infrastruktur Iran sebagai bentuk “kegilaan”. Meski demikian, Iran mengklaim telah siap menghadapi segala kemungkinan.
“Kami telah menyiapkan rencana komprehensif untuk merespons, termasuk menargetkan infrastruktur vital rezim Zionis dan infrastruktur energi Amerika Serikat di kawasan. Kami siap untuk itu,” ujar pejabat tersebut.
Ia menambahkan, kemampuan dan kesiapan militer Iran telah dibuktikan selama konflik yang berlangsung selama 40 hari maupun dalam beberapa pekan terakhir.
Pernyataan itu muncul setelah Presiden AS Donald Trump beberapa kali mengancam akan memerintahkan serangan terhadap infrastruktur Iran jika Teheran dinilai terus menunda tercapainya kesepakatan dengan Washington.
Dalam beberapa pekan terakhir, Trump disebut berulang kali menyampaikan ancaman untuk menyerang pembangkit listrik, jembatan, dan fasilitas penting lainnya di Iran sebagai bentuk tekanan terhadap pemerintah Teheran.
Selama konflik bersenjata antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran yang berlangsung selama 40 hari sejak 28 Februari, Trump juga berkali-kali menyatakan akan membombardir infrastruktur Iran apabila Teheran tidak memenuhi persyaratan yang diajukan Washington.
Baca juga: AS Bantu Cegat Rudal Iran, Trump Desak Netanyahu Tunda Serangan Balasan
Pernyataan terbaru dari pejabat Iran tersebut semakin mempertegas meningkatnya tensi antara kedua negara, sekaligus memunculkan kekhawatiran akan meluasnya konflik di kawasan Timur Tengah apabila ancaman tersebut benar-benar diwujudkan.

