Denting.id – Jose Mourinho kembali menyinggung rival lamanya, Pep Guardiola. Kali ini, Mourinho membicarakan keputusan seorang pelatih untuk mengambil jeda panjang dari dunia sepak bola dalam dokumenter Netflix berjudul The Special One.
Mourinho mengaku tidak pernah merasa membutuhkan waktu untuk beristirahat dari pekerjaannya sebagai pelatih. Pernyataan tersebut dikaitkan dengan keputusan Guardiola mengambil masa jeda setelah meninggalkan Barcelona sebelum kemudian melanjutkan karier bersama Bayern Muenchen pada 2013.
Mourinho menegaskan dirinya masih ingin terus berada di dunia sepak bola dan mengejar lebih banyak trofi. Ia bahkan belum bisa membayangkan kapan akan benar-benar berhenti dari pekerjaannya.
“Saya bahkan tidak bisa membayangkan kapan saya akan berhenti terlibat dalam sepak bola. Saya mengatakan 10 tahun lagi, tetapi mungkin lebih dari 10 tahun. Ini menyenangkan,” ujar Mourinho.
“Saya ingin memenangkan lebih banyak gelar. Saya ingin melakukannya di tempat-tempat yang belum pernah saya datangi dan di tempat-tempat yang sudah pernah saya menangkan,” lanjutnya.
Pelatih asal Portugal itu menilai sepak bola sudah menjadi bagian penting dalam kehidupannya. Baginya, atmosfer pertandingan di stadion merupakan dunia yang ingin terus ia jalani.
“Dunia saya adalah masuk ke stadion sepak bola dengan 50.000 atau 90.000 suporter. Saya pernah merasakan 100.000 suporter. Itulah dunia saya,” kata Mourinho.
“Tanpa sepak bola, saya merasa ada sesuatu yang hilang. Namun, saya tidak berpikir ini sebuah obsesi. Saya tidak merasa ini sebuah obsesi,” sambungnya.
Mourinho juga mengungkapkan bahwa pencapaian di level tertinggi justru membuatnya semakin ingin mempertahankan keterlibatan di dunia sepak bola.
“Ketika Anda mencapai level tertentu, Anda hanya ingin berada di sana selamanya,” ucapnya.
Dalam dokumenter tersebut, Mourinho kemudian membahas istilah sabbatical, yang merujuk pada keputusan seseorang mengambil jeda panjang dari pekerjaannya.
Mantan pelatih Chelsea, Real Madrid, dan Manchester United itu mengaku tidak menyukai konsep tersebut. Menurutnya, seorang pelatih tidak seharusnya membutuhkan waktu khusus untuk menjauh dari dunia sepak bola.
“Beberapa orang membutuhkan sabbatical, sesuatu yang saya benci. Saya benci kata itu,” tegas Mourinho.
Baca juga: Mourinho Lega Vinicius Jr Bertahan di Real Madrid
Komentar tersebut kembali mengingatkan rivalitas panjang antara Mourinho dan Guardiola. Keduanya pernah terlibat persaingan sengit ketika Mourinho menangani Real Madrid dan Guardiola menjadi pelatih Barcelona.

