Kemarau Panjang dan Abu Vulkanik, MUI Depok Serukan Salat Istiska

 

DEPOK, Denting.id — Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Depok mengimbau seluruh umat Islam di wilayah tersebut untuk melaksanakan Salat Istiska sebagai ikhtiar spiritual memohon turunnya hujan.

Imbauan tersebut disampaikan di tengah kondisi cuaca panas dan musim kemarau yang berlangsung cukup panjang. Kondisi tersebut juga diiringi dampak sebaran abu vulkanik akibat erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda.

Imbauan resmi MUI Kota Depok tertuang dalam surat bernomor A-293/DP-K/IX/2026 dan B-294/DP-K/IX/2026 tertanggal 8 September 2026 M atau 26 Rabiulawal 1448 H.

Surat tersebut ditujukan kepada Ketua MUI di 11 kecamatan di Kota Depok untuk diteruskan kepada pengurus masjid serta masyarakat di wilayah masing-masing.

Ketua Komisi Informasi, Komunikasi, dan Digitalisasi (Infokomdigi) MUI Kota Depok sekaligus Dewan Pakar DMI Kota Depok, Andre AS, mengatakan Salat Istiska menjadi salah satu bentuk ikhtiar umat Islam dalam menghadapi kondisi tersebut.

“Salat Istiska ini merupakan bentuk ikhtiar kita sebagai umat Islam untuk memohon kepada Allah SWT agar segera diturunkan hujan,” ujar Andre, Rabu (9/9/2026).

Menurut Andre, pelaksanaan Salat Istiska juga diharapkan menjadi momentum bagi umat untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus melakukan introspeksi diri.

Berkoordinasi dengan Pemkot Depok

MUI Kota Depok telah berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Depok terkait pelaksanaan Salat Istiska tersebut.

Koordinasi dilakukan dengan Wali Kota Depok Supian Suri. Selanjutnya, para camat diharapkan dapat menggerakkan masyarakat di wilayah masing-masing untuk mengikuti imbauan tersebut.

Untuk pelaksanaan Salat Istiska tingkat Kota Depok, lokasi sementara direncanakan berada di halaman Balai Kota Depok.

Namun, waktu pelaksanaan masih menunggu penetapan resmi dari Pemerintah Kota Depok.

Diminta Persiapkan Diri Selama Tiga Hari

Selain mengimbau pelaksanaan salat, MUI Kota Depok juga memberikan panduan persiapan kepada takmir masjid dan jemaah.

Persiapan dianjurkan dilakukan selama tiga hari sebelum pelaksanaan Salat Istiska. Umat Islam diminta memperbanyak ibadah dan melakukan sejumlah amalan sebagai bagian dari introspeksi diri.

Beberapa di antaranya yakni berpuasa, memperbanyak tobat, bersedekah, menyambung tali silaturahmi, serta menghentikan segala bentuk kezaliman.

MUI Kota Depok berharap pelaksanaan Salat Istiska dapat menjadi momentum bersama untuk meningkatkan ketakwaan sekaligus memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai