BEKASI, Denting.id – Warga Kampung Pamahan, Desa Sukamurni, Kecamatan Sukakarya, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dihebohkan kemunculan cahaya menyerupai bola api di langit pada Selasa (6/10/2026) malam. Setelah dilakukan pengecekan, polisi memastikan benda tersebut merupakan hand flare yang dinyalakan untuk merayakan kemenangan Timnas Indonesia.
Penampakan bola api itu sempat direkam warga dan videonya beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, terlihat cahaya menyala dan bergerak di langit selama beberapa detik.
Warga yang melihat penampakan tersebut terdengar mengumandangkan takbir sambil mengabadikan momen tersebut.
“Allahu Akbar… Allahu Akbar,” terdengar suara warga dalam video.
Polisi Cek Lokasi
Video yang viral tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh polisi. Bhabinkamtibmas Desa Sukamurni, Bripka Suntono, melakukan pengecekan ke lokasi untuk memastikan benda yang terlihat seperti bola api tersebut.
Kasi Humas Polres Metro Bekasi AKP Aliyani mengatakan polisi juga meminta keterangan dari sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi.
“Bhabinkamtibmas Desa Sukamurni Bripka Suntono melaksanakan cek TKP (tempat kejadian perkara) adanya video viral di medsos yang berada di wilayah Kp Pamahan Desa Sukamurni,” kata Aliyani saat dihubungi, Rabu (7/10/2026).
Dari hasil pengecekan dan keterangan warga, cahaya tersebut diketahui berasal dari hand flare.
“Setelah melakukan pengecekan kepada masyarakat dan didapatkan informasi dari warga bahwa yang viral di media sosial adalah petasan hand flare,” ujar Aliyani.
Flare untuk Rayakan Kemenangan Timnas
Aliyani menjelaskan, flare tersebut dinyalakan sebagai bentuk selebrasi warga setelah Timnas Indonesia meraih kemenangan atas Thailand dalam laga final FIFA ASEAN Cup 2026.
“Iya, dalam rangka merayakan kemenangan Timnas Indonesia,” kata Aliyani.
Dengan adanya pengecekan tersebut, kemunculan cahaya yang sempat membuat warga Kampung Pamahan heboh akhirnya diketahui bukan fenomena misterius, melainkan hand flare yang digunakan dalam perayaan kemenangan Timnas Indonesia.
Editor : Linna Susanti

