Bogor, Denting.id – Pengusaha muda Bogor sekaligus Owner Dikari Group Corporate, Achmad Shobari, mengajak generasi muda menjadikan momentum Hari Sumpah Pemuda sebagai dorongan untuk berwirausaha, berinovasi, dan menciptakan lapangan kerja.
Menurut Achmad, semangat Sumpah Pemuda harus tetap relevan dengan tantangan zaman. Jika generasi terdahulu berjuang untuk persatuan dan kemerdekaan Indonesia, generasi muda saat ini dapat melanjutkan perjuangan melalui karya nyata, kemandirian ekonomi, dan keberanian membuka peluang usaha.
“Menurut saya, tantangan anak muda hari ini bukan hanya bagaimana mendapatkan pekerjaan, tetapi juga bagaimana menciptakan peluang dan membuka lapangan kerja bagi orang lain. Kita tidak bisa terus-menerus hanya menunggu kesempatan datang. Anak muda harus berani membangun kesempatan itu sendiri,” ujar Achmad Shobari di Bogor, Kamis (29/10/2026)
Ia menilai kewirausahaan dapat menjadi salah satu jalan bagi generasi muda untuk berkontribusi terhadap perekonomian sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.
Berdasarkan pengalamannya membangun usaha melalui Dikari Group Corporate, Achmad mengatakan perjalanan bisnis membutuhkan keberanian untuk memulai, ketahanan menghadapi kegagalan, kedisiplinan dalam mengelola usaha, serta kemauan untuk terus belajar dan beradaptasi.
Ia juga mengingatkan bahwa generasi muda tidak harus menunggu memiliki modal besar atau kondisi yang sempurna untuk memulai usaha. Menurutnya, bisnis dapat dirintis dengan memanfaatkan kemampuan yang dimiliki, mengenali kebutuhan masyarakat, dan menawarkan solusi yang sesuai dengan kebutuhan pasar.
“Jangan merasa harus punya banyak uang dulu untuk menjadi pengusaha. Mulai dari apa yang kita punya. Pelajari pasarnya, pahami kebutuhan orang lain, lalu bangun usaha secara bertahap. Yang terpenting bukan terlihat sukses di awal, tetapi bagaimana kita bisa bertahan, bertumbuh, dan terus memberikan manfaat,” ungkapnya.
Bogor Dinilai Memiliki Potensi Usaha
Achmad Shobari menilai Kota dan Kabupaten Bogor memiliki beragam potensi ekonomi yang dapat dikembangkan generasi muda menjadi peluang usaha berkelanjutan.
Sejumlah sektor yang dinilainya memiliki peluang meliputi kuliner, pariwisata, pertanian, perdagangan, ekonomi kreatif, jasa, hingga transformasi digital.
Menurutnya, potensi tersebut dapat dikembangkan melalui produk, layanan, dan inovasi yang memberikan nilai tambah serta menjawab kebutuhan masyarakat.
“Bogor punya banyak potensi yang bisa dikembangkan. Saya melihat peluang usaha itu ada di sekitar kita, mulai dari kebutuhan masyarakat sehari-hari, potensi produk lokal, sampai perkembangan ekonomi digital. Tinggal bagaimana anak muda berani membaca peluang tersebut dan mengubahnya menjadi usaha yang nyata,” ujar Achmad.
Ia mendorong generasi muda Bogor agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan di kota-kota besar, tetapi juga berani membangun usaha di daerah sendiri.
Dengan memanfaatkan potensi lokal dan perkembangan teknologi, menurutnya, pelaku usaha muda dapat mengembangkan bisnis yang menjangkau pasar lebih luas sekaligus memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah.
Achmad menambahkan, usaha tidak harus langsung dibangun dalam skala besar. Generasi muda dapat memulainya dari bisnis kecil, menguji kebutuhan pasar, membangun kepercayaan pelanggan, kemudian mengembangkan usaha secara bertahap melalui pengelolaan yang baik.
Pengusaha Muda Diharapkan Memberi Dampak bagi Masyarakat
Achmad berharap semakin banyak pengusaha muda lahir dari Bogor dan mampu mengembangkan bisnis yang tidak hanya menguntungkan pemiliknya, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Harapan saya, semakin banyak pengusaha muda lahir dari Bogor. Bukan hanya anak muda yang berhasil membangun bisnis untuk dirinya sendiri, tetapi juga mereka yang mampu membuka lapangan kerja, memberdayakan masyarakat, dan mengembangkan potensi daerah. Kesuksesan sebuah usaha akan jauh lebih berarti ketika manfaatnya bisa dirasakan oleh orang lain,” tambahnya.
Ia menegaskan, keberhasilan usaha tidak semata-mata diukur dari besarnya omzet atau jumlah aset yang dimiliki. Menurutnya, bisnis juga perlu dinilai dari kemampuannya menciptakan nilai, membangun kepercayaan, menyediakan kesempatan kerja, dan memberikan dampak positif bagi orang-orang yang terlibat.
Semakin banyak anak muda yang berani membangun usaha secara sehat dan berkelanjutan, kata dia, semakin terbuka pula peluang terciptanya lapangan kerja baru dan tumbuhnya kekuatan ekonomi daerah.
Menutup pernyataannya, Achmad mengajak generasi muda menjadikan Hari Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat keberanian, persatuan, dan semangat berkarya demi masa depan Indonesia.
“Dulu, pemuda bersatu untuk memperjuangkan kemerdekaan. Hari ini, mari kita bersatu untuk membangun masa depan Indonesia. Jangan hanya menjadi pencari peluang, tetapi jadilah pencipta peluang. Jangan hanya bermimpi melihat Indonesia maju, tetapi ambil bagian untuk mewujudkannya melalui usaha, karya, dan keberanian yang kita bangun hari ini,” tutup Achmad Shobari.

