Hasil Tes Editing Diduga Dipakai Tanpa Kompensasi, Ryu Kintaro Terseret Polemik

 

JAKARTA, Denting.id – Nama Ryu Kintaro menjadi sorotan setelah seorang pencari kerja mengungkap dugaan penggunaan hasil tes editing video untuk keperluan publikasi tanpa kejelasan status pekerjaan maupun kompensasi.

Pengakuan tersebut disampaikan melalui akun media sosial @manusia_1080p. Pemilik akun mengaku mengikuti proses seleksi untuk posisi videografer sekaligus editor di kantor Ryu Kintaro.

Dalam unggahannya, pelamar tersebut menceritakan bahwa dirinya mendapat undangan untuk mengikuti tes editing secara langsung di kantor pada 3 Juli 2026.

Saat tes berlangsung, ia diminta mengedit materi video pada bagian menit ke-3 hingga menit ke-11. Proses pengerjaan dilakukan menggunakan komputer kantor, sementara berkas proyek hasil editing tetap berada di perangkat tersebut.

Pelamar itu mengaku telah menyelesaikan tugas sesuai arahan. Namun, setelah proses tes, ia mempertanyakan kejelasan status seleksi dan kelanjutan rekrutmen yang diikutinya.

Persoalan muncul ketika hasil editing yang dikerjakannya diduga digunakan untuk kebutuhan publikasi. Ia mengaku tidak mendapatkan penjelasan mengenai penggunaan hasil pekerjaan tersebut maupun kompensasi atas pengerjaannya.

Ia juga mengungkapkan adanya pesan langsung yang disebut mengakui bahwa dirinya memang datang dan mengerjakan tes editing di kantor tersebut.

Tak hanya itu, pelamar tersebut mengaku menerima pesan dari akun tidak dikenal yang dinilainya bernada intimidatif beberapa jam sebelum Ryu Kintaro mengunggah pernyataan terkait persoalan tersebut.

Dalam unggahannya, Ryu disebut menantang pelamar itu untuk datang langsung ke kantor guna membicarakan persoalan yang terjadi.

Hingga kini, polemik tersebut menjadi perbincangan di media sosial. Namun, sejumlah klaim yang disampaikan pelamar masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut kepada pihak Ryu Kintaro maupun pihak terkait lainnya.

Persoalan ini juga memunculkan perhatian mengenai transparansi proses rekrutmen, terutama terkait batasan penggunaan hasil tes kerja dan kejelasan kompensasi bagi peserta seleksi.

Editor : Linna Susanti

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai