Volume Kendaraan Jalur Puncak 2025 Lampaui Catatan Tahun Lalu, Polisi Ungkap Pergeseran Pola Arus

Bogor, Denting.id – Dinamika lalu lintas di Jalur Puncak pada musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 menunjukkan tren peningkatan yang cukup tajam. Meski situasi pada malam Natal terpantau lebih landai, data kepolisian menunjukkan bahwa secara akumulatif, jumlah kendaraan tahun ini jauh lebih padat dibandingkan periode 2024.

KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto, menjelaskan adanya pergeseran waktu puncak arus di mana wisatawan berangkat lebih awal. Tahun ini, titik kepadatan tertinggi justru terjadi pada akhir pekan lalu dan awal pekan ini, dengan volume kendaraan mencapai 42.000 unit pada Senin (22/12/2025).

“Maka untuk puncaknya di libur Natal itu berarti di hari Sabtu tanggal 20, kemudian di hari Senin kemarin di tanggal 22,” ungkap Iptu Ardian Novianto pada Rabu malam.

Rekayasa Lalu Lintas Lebih Intensif

Salah satu indikator utama meningkatnya volume kendaraan tahun ini adalah frekuensi penerapan rekayasa lalu lintas yang harus dilakukan petugas sejak awal operasi. Jika pada 2024 arus pada hari kerja masih tergolong normal, tahun 2025 ini polisi dipaksa bekerja ekstra keras.

“Untuk perbandingan di tahun sebelumnya, dilihat dari kegiatan rekayasa yang kami laksanakan di Jalur Puncak, itu cenderung lebih pola waktunya, pemberlakuannya itu bervariasi. Berarti memang cenderung lebih ada peningkatan (tahun ini),” terang Ardian.

Lonjakan drastis terlihat saat membandingkan data harian. Pada hari kerja tahun 2024, volume kendaraan hanya di kisaran 30.000 unit. Namun tahun ini, angka tersebut melesat hingga 42.000 unit, yang memaksa diberlakukannya sistem one way arah ke atas guna mengurai kemacetan.

Satu Arah (One Way) Kini Berlaku di Hari Kerja

Ketegasan Satlantas Polres Bogor dalam menerapkan sistem satu arah di hari Senin dan Selasa menjadi bukti nyata peningkatan beban jalan tahun ini. Hal ini berbeda jauh dengan tahun lalu di mana pola tersebut hanya diterapkan secara situasional pada akhir pekan.

“Tahun lalu, one way arah atas itu kami laksanakan hanya di Sabtu dan Minggu. Namun untuk di hari-hari biasa itu hanya one way ke bawah. Nah, untuk tahun ini, one way ke atas itu hari Senin kami laksanakan dan hari Selasa pun kami laksanakan,” tambahnya.

Bersiap Menuju Arus Tahun Baru

Pihak kepolisian kini mengalihkan fokus untuk mengantisipasi gelombang kedua wisatawan, yaitu arus libur Tahun Baru 2026 yang diperkirakan mulai memadati Puncak pada Minggu (28/12) mendatang. Sementara itu, terpantau pada Rabu (24/12) malam, volume arus balik meninggalkan Puncak justru lebih mendominasi.

“Prediksi awal pada saat libur di tanggal 20 dan tanggal 24, kemudian prediksi untuk di libur tahun baru itu dimulai dari tanggal 28. Namun untuk di tanggal 24 saat ini cenderung lebih banyak arus yang turun dibandingkan dengan arus yang naik,” tutup Ardian.

Mungkin Anda Menyukai