Kota Bogor, Denting.id – Pemerintah Kota Bogor melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tengah mematangkan transformasi besar-besaran fasilitas olahraga di Kota Hujan. Dalam rapat kerja bersama Komisi IV DPRD Kota Bogor, Rabu (28/1/2026), Kepala Dispora Kota Bogor, Anas S. Rasmana, memaparkan sejumlah proyek strategis yang akan dikerjakan sepanjang tahun anggaran 2026.
Fokus utama pembangunan tahun ini tertuju pada revitalisasi Stadion Pajajaran. Anas mengungkapkan bahwa pembangunan tahap kedua akan memprioritaskan penyelesaian Tribun Barat dengan alokasi anggaran mencapai Rp31 miliar.
“Alhamdulillah, tadi teman-teman Komisi IV mempertanyakan soal lanjutan GOR Pajajaran. Kami sampaikan bahwa di tahap kedua tahun 2026 ini, fokusnya adalah membangun Tribun Barat sampai selesai seluruhnya,” ujar Anas di Gedung DPRD Kota Bogor.
Revitalisasi kawasan GOR Pajajaran dipastikan akan berlanjut hingga tahun-tahun mendatang. Anas merinci, pada tahap ketiga di tahun 2027, pihaknya akan melakukan peningkatan kualitas lintasan atletik dari 6 lintasan menjadi 8 lintasan demi mengejar standar internasional.
“Tahun 2027 kita finishing untuk Tribun Utara, Selatan, dan Timur. Bahkan di 2028, pengerjaan akan berlanjut ke area benteng, taman, hingga perbaikan fasilitas di Hall A dan Hall B seperti penambahan AC dan penerangan,” tambahnya.
Akibat pembangunan masif ini, kantor Dispora dan Gedung KONI dijadwalkan akan segera dibongkar untuk dialihfungsikan menjadi lahan parkir terpadu.
Selain kawasan pusat olahraga Pajajaran, Dispora juga mulai menyentuh wilayah barat. Proyek Gelanggang Olahraga Masyarakat (GOM) Bogor Barat dengan total nilai investasi Rp29 miliar akan segera memasuki tahap lelang pada Maret mendatang.
“Konsep GOM Bogor Barat nanti berbentuk stadion outdoor multifungsi. Tidak hanya untuk sepak bola, tapi juga bisa untuk panahan dan cabang olahraga lainnya. Tahun pertama ini kita fokus pada pematangan lahan dan akses jalan,” jelas Anas.
Sebagai pelengkap fasilitas bagi atlet, pemerintah juga menganggarkan Rp2,4 miliar untuk pembangunan Wall Climbing atau papan panjat tebing baru di tahun yang sama.
Selain pembangunan fisik, Anas menegaskan infrastruktur ini dipersiapkan untuk menyambut status Kota Bogor sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026. Ia berharap pembangunan ini sejalan dengan ambisi DPRD yang menginginkan adanya kebangkitan ekonomi lokal.
Salah satu strateginya adalah mewajibkan kolaborasi dengan 27 hotel di Kota Bogor untuk akomodasi kontingen, dengan syarat hotel harus memberikan harga diskon dan fasilitas tambahan bagi para atlet.
“Kami ingin Porprov ini dirasakan langsung dampaknya oleh hotel dan UKM. Kami sudah siapkan skema kemitraan yang saling menguntungkan antara pemerintah dan pengusaha perhotelan,” pungkasnya.
