Alumni SMA Negeri 1 (SMANSA) Kota Bogor menorehkan sejarah baru dengan menggelar turnamen padel perdana antaralumni bertajuk SMANSA Cup atau “SMANSA Punya Tournament”. Kompetisi yang berlangsung di Padel Life Bogor, Jalan Pandu Raya, Sabtu (14/2/2026) ini, menjadi ajang olahraga yang unik karena mempertemukan lintas generasi, mulai dari lulusan tahun 2001 sebagai angkatan tertua hingga angkatan muda tahun 2020.Sebanyak 60 peserta dari 20 angkatan turut ambil bagian dalam lebih dari 50 pertandingan yang digelar sepanjang hari.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, yang hadir langsung membuka turnamen tersebut memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para alumni. Menurutnya, kegiatan berbasis olahraga seperti ini memberikan dampak ganda, yakni menjaga kesehatan fisik sekaligus menjadi wadah silaturahmi yang efektif bagi para lulusan sekolah menengah atas tertua di Kota Bogor tersebut.
Dedie menegaskan bahwa pemerintah kota akan selalu mendukung penuh setiap kompetisi keolahragaan yang mampu membangun semangat kebersamaan di masyarakat. Dalam tinjauannya, Dedie Rachim berpesan agar para peserta tetap mengedepankan nilai-nilai sportivitas meskipun bertanding melawan rekan sejawat. Ia menilai antusiasme para alumni sangat luar biasa dalam menyambut cabang olahraga padel yang mulai naik daun di Kota Bogor.
“Melalui kompetisi antaralumni, tetap jaga silaturahmi, jaga sportivitas dan fair play, semata-mata untuk kebaikan bersama,” ujar Dedie Rachim di sela-sela pemantauan jalannya pertandingan.
Ketua Panitia Turnamen SMANSA Cup, Haidhar Wurjanto, mengungkapkan bahwa selain untuk memperkuat tali persaudaraan, ajang ini juga bertujuan untuk mempromosikan gaya hidup sehat dan kompetitif bagi masyarakat. Haidhar berharap langkah alumni SMANSA ini dapat menginspirasi ikatan alumni sekolah lain untuk menyelenggarakan kegiatan serupa yang bermanfaat bagi kesehatan dan pengembangan hobi yang positif.
Lebih jauh lagi, Haidhar melihat potensi besar dari turnamen ini dalam menjaring talenta-talenta baru di cabang olahraga padel. Dengan banyaknya peserta yang terlibat, kompetisi ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam melahirkan bibit-bitit atlet padel potensial yang nantinya dapat mewakili Kota Bogor di kancah yang lebih luas.
“Harapannya agar hidup bisa lebih sehat, lebih sportif, dan lebih kompetitif. Selain itu, turnamen ini juga bisa menjadi ajang untuk mencari bibit-bibit atlet padel, sehingga Kota Bogor memiliki atlet padel,” pungkasnya.

