Menag Nasaruddin Umar Ajak Umat Jadikan Ramadan 1447 H Momentum Perkuat Kebaikan Sosial dan Harmoni Bangsa

Jakarta, Denting.id – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak umat Islam menjadikan Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial serta merawat harmoni kebangsaan di tengah dinamika kehidupan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan dalam rilis resmi Kementerian Agama pada Jumat (27/2/2026).

“Ramadan adalah momentum untuk memperkuat kesalehan sosial dan merawat harmoni kebangsaan. Ia bukan sekadar ibadah individual, tetapi madrasah ruhani yang membentuk kepedulian, empati, dan tanggung jawab kita sebagai bagian dari bangsa Indonesia,” ujar Menag.

Menurutnya, ibadah puasa tidak hanya melatih ketakwaan secara personal, tetapi juga mengajarkan pengendalian diri dan hidup secara proporsional. Nilai-nilai tersebut dinilai menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan sosial yang adil dan berkelanjutan.

“Ramadan mendidik kita bahwa hidup bukan tentang memuaskan segala keinginan, tetapi tentang kesadaran untuk hidup secara seimbang. Pengendalian diri inilah fondasi bagi keberlanjutan kita sebagai bangsa yang bermartabat,” kata Nasaruddin.

Terkait adanya potensi perbedaan penetapan awal Ramadan, ia mengimbau masyarakat menyikapinya dengan kedewasaan serta semangat persaudaraan.

“Jadikanlah perbedaan sebagai rahmat, bukan sekat. Jangan biarkan perbedaan hitungan melunturkan kedekatan hati. Dalam perbedaan itulah kualitas toleransi kita diuji dan ditingkatkan,” ucapnya.

Menag juga mengajak umat Islam memanfaatkan bulan suci untuk memperkuat solidaritas sosial agar keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

Baca juga: Menag Nasaruddin Umar Naik Jet Pribadi OSO, KPK Minta Penjelasan ke Publik

“Atas nama Menteri Agama Republik Indonesia, saya mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa. Marhaban ya Ramadan. Semoga Allah SWT menerima setiap amal ibadah kita dan melimpahkan keberkahan bagi Indonesia tercinta,” tutupnya.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai