Bogor, Denting.id – Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah pernyataan terbaru dari juru bicara markas pusat Khatam al-Anbiya Iran, Ebrahim Zolfaghari, yang menyindir Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dalam sebuah pernyataan video berbahasa Inggris yang dilaporkan Al Jazeera pada Senin (23/3/2026), Zolfaghari menyampaikan kalimat bernada sindiran, “Hey Trump, you’re fired! Anda pasti familiar dengan ungkapan ini. Terima kasih atas perhatian Anda.”
Ungkapan “you’re fired” sendiri dikenal luas sebagai frasa khas Trump saat menjadi pembawa acara reality show The Apprentice, yang digunakan untuk mengeliminasi peserta.
Pernyataan tersebut muncul menjelang tenggat waktu ultimatum dari pihak AS terkait pembukaan penuh jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. Jalur ini merupakan salah satu rute distribusi minyak terpenting di dunia, sehingga setiap gangguan berpotensi memicu dampak global.
Iran sebelumnya telah memperingatkan akan memberikan respons keras apabila Amerika Serikat melanjutkan ancaman terhadap infrastruktur energi dan kelistrikan negaranya, khususnya jika situasi di Selat Hormuz tidak berubah.
Dalam perkembangan terpisah, Khatam al-Anbiya juga mengklaim telah melancarkan serangan terhadap beberapa target militer, termasuk pangkalan udara Pangeran Sultan di Arab Saudi serta armada militer AS di Bahrain.
Menurut klaim tersebut, fasilitas militer yang menjadi target termasuk lokasi yang disebut digunakan untuk operasi pengintaian Amerika Serikat. Iran menyebut serangan dilakukan menggunakan kombinasi rudal balistik dan drone, meski klaim ini belum dapat diverifikasi secara independen.
Presiden Iran Tegaskan Tak Ada Gencatan Senjata Tanpa Jaminan Keamanan dari Serangan Baru
Situasi ini menambah panjang daftar eskalasi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat, yang dalam beberapa waktu terakhir kembali memanas seiring meningkatnya tekanan geopolitik di kawasan Teluk.
