Dua Wilayah di Kota Bogor Alami Kebakaran dalam Sehari, Damkar Ingatkan Bahaya Korsleting

Bogor, Denting.id – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Bogor mencatat dua insiden kebakaran terjadi di wilayah Kota Bogor dalam satu hari, Rabu (15/7/2026).

Musibah tersebut menimpa sebuah rumah bambu di Semplak Barat pada siang hari, disusul kebakaran rumah di Kelurahan Tegal Gundil pada sore harinya.

​Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan DPKP Kota Bogor, M. Ade Nugraha, mengonfirmasi kedua peristiwa tersebut dipicu oleh arus pendek listrik atau korsleting.

​”Hari ini terjadi dua kejadian kebakaran. Kami mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama dalam penggunaan perangkat elektronik dan instalasi listrik di rumah,” ujar Ade Nugraha.

​Kebakaran di Semplak Barat

Insiden pertama terjadi di Kampung Lumbung, RT 02/RW 07, Jalan Atang Senjaya, Semplak Barat, Kecamatan Kemang, pada pukul 14.44 WIB. Satu unit rumah berbahan bambu dalam kondisi kosong hangus terbakar.

Kerugian material akibat peristiwa ini ditaksir mencapai Rp140 juta. Petugas dari Pos Yasmin berhasil memadamkan api dalam waktu 30 menit.

​Kebakaran di Tegal Gundil

Hanya berselang beberapa jam, kebakaran kembali dilaporkan terjadi di Jalan Palayu Raya No. 01, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan pemilik rumah, api diduga kuat berasal dari korsleting listrik pada mesin pengering pakaian di ruang cuci saat rumah dalam keadaan kosong.

​Tim gabungan dari Regu 3 Pos Sukasari, Pos Yasmin, dan Pos Cibuluh diterjunkan untuk melakukan pemadaman. Berkat kesigapan petugas, api berhasil dikuasai dalam waktu 10 menit, diikuti proses pendinginan selama 20 menit. Tidak ada korban jiwa dalam kedua peristiwa tersebut.

​Ade Nugraha menegaskan pentingnya langkah pencegahan dini bagi warga. Ia menekankan agar masyarakat rutin melakukan pengecekan instalasi listrik, terutama pada perangkat elektronik yang memiliki daya tinggi seperti mesin pengering atau mesin cuci.

​”Pastikan perangkat elektronik dalam kondisi mati atau cabut kabelnya saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong. Pencegahan adalah langkah paling efektif untuk menghindari risiko kebakaran yang merugikan,” pungkasnya.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai