Kota Bogor Jadi Lokus Studi Lapangan PKA BPS 2026, Inovasi SOLID Jadi Best Practice

 

BOGOR,Denting.id – Kota Bogor dipilih sebagai salah satu lokus Studi Lapangan (Stula) Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan XI Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2026.

Sebanyak 30 peserta PKA BPS 2026 akan mengikuti studi lapangan selama tiga hari di Kota Bogor, mulai 10 hingga 12 Agustus 2026. Dalam kegiatan tersebut, Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bogor menjadi lokus pembelajaran.

Kedatangan para peserta diterima Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Denny Mulyadi, di Paseban Sri Baduga, Balai Kota Bogor, Senin (10/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Denny mengatakan seorang administrator dituntut mampu menghubungkan data, kebijakan, kerja organisasi, kolaborasi, hingga hasil dan dampak yang dihasilkan.

Ia mengapresiasi dipilihnya Kota Bogor, khususnya Dinsos Kota Bogor, sebagai lokasi studi lapangan PKA BPS 2026.

Menurut Denny, pengelolaan data menjadi salah satu tantangan yang dihadapi pemerintah daerah. Data yang belum sepenuhnya terstruktur dan tervalidasi dengan baik tetap harus dapat digunakan sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengembangkan aplikasi SOLID sebagai salah satu instrumen untuk mengharmonisasi data.

Denny berharap inovasi tersebut dapat menjadi bahan pembelajaran bagi para peserta PKA, sekaligus referensi dalam pengembangan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif ke depan.

“Sebagus apa pun regulasi dan secanggih apa pun teknologi tanpa kemauan tidak akan ada hasil,” kata Denny.

Ia juga mengajak para peserta untuk bersama-sama membangun birokrasi yang adaptif dalam menghadapi perubahan, kolaboratif dalam bekerja, memanfaatkan teknologi digital dalam proses kerja, berbasis data dalam pengambilan keputusan, serta berorientasi pada hasil dan pelayanan publik.

“Saya selalu bicara data yang baik dipimpin oleh kolaborasi yang baik dan diukur dengan dampak yang nyata. Kebijakan sosial yang baik harus dimulai dari data dan data itu pastinya terukur,” ungkapnya.

Inovasi SOLID Jadi Best Practice

Sementara itu, Plt. Kepala Pusdiklat BPS sekaligus pimpinan rombongan, Ardi Adji, mengatakan pemilihan Kota Bogor sebagai lokus studi lapangan tidak terlepas dari keberhasilan Pemkot Bogor dalam meningkatkan kinerja organisasi.

Salah satu indikatornya yakni diraihnya penghargaan KIGB Award atas inovasi SOLID yang dikembangkan Pemkot Bogor.

Menurut Ardi, melalui studi lapangan para peserta dapat mengamati sekaligus mempelajari praktik terbaik atau best practice dari unit kerja yang dinilai berhasil meningkatkan kinerja organisasinya.

“Melalui Stula para peserta dapat melakukan pengamatan dan pembelajaran best practice dari unit kerja yang telah berhasil meningkatkan kinerja organisasinya. Diharapkan dapat mengidentifikasi, mengadopsi, dan mengadaptasi nilai-nilai terbaik serta keunggulan strategi organisasi yang sudah dimiliki Kota Bogor,” kata Ardi.

Ia menjelaskan, berbagai nilai dan strategi organisasi yang dipelajari selama berada di Kota Bogor nantinya dapat menjadi bahan bagi peserta dalam menyusun rencana aksi perubahan kinerja organisasi, khususnya dalam aspek manajemen.

Hasil pembelajaran tersebut kemudian akan dituangkan dalam laporan individu maupun kelompok untuk selanjutnya diseminarkan.

Ardi menambahkan, peserta Stula PKA Angkatan XI Tahun 2026 sebagian besar berasal dari Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi.

Selain itu, terdapat peserta yang berasal dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Badan Pengembangan dan Pembinaan Industri (BPPIP), Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kebudayaan, serta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Melalui studi lapangan tersebut, Kota Bogor diharapkan tidak hanya menjadi tempat pembelajaran bagi para peserta PKA BPS 2026, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman mengenai penerapan inovasi, pengelolaan data, kolaborasi lintas sektor, serta penguatan tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada hasil dan pelayanan masyarakat.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai