21 Tim Bersaing, Lomba Paduan Suara Hymne Kota Bogor 2026 Resmi Berakhir

 

BOGOR, Denting.id – Lomba Paduan Suara Hymne Kota Bogor Piala Wali Kota Bogor 2026 resmi berakhir setelah mempertemukan 21 tim dari berbagai jenjang pendidikan dalam babak final.

Ajang yang berlangsung sejak 28 Juli hingga 11 Agustus 2026 tersebut menjadi wadah bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan bernyanyi, kekompakan, sekaligus mengenalkan Hymne Kota Bogor kepada generasi muda.

Sebanyak 21 tim berhasil melaju ke babak final. Mereka terdiri atas enam tim jenjang SD, enam tim SMP, enam tim SMA sederajat, serta tiga tim dari Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Ketua TP PKK Kota Bogor Yantie Rachim menutup secara resmi rangkaian lomba sekaligus menyerahkan trofi dan piagam penghargaan kepada para pemenang.

Penutupan berlangsung di Bogor Great Mall, Jalan KH Abdullah bin Nuh, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Sabtu (15/8/2026).

Yantie mengapresiasi seluruh peserta yang telah mengikuti rangkaian kompetisi, termasuk para pelatih dan pendamping yang mempersiapkan tim masing-masing.

Menurutnya, lomba tersebut tidak hanya menjadi ajang untuk memperebutkan gelar juara, tetapi juga memberikan ruang kepada pelajar dan peserta PKBM untuk mengembangkan bakat serta membangun kekompakan.

“Lomba yang merupakan program PKK Kota Bogor ini tidak semata-mata untuk berkompetisi atau meraih juara, tetapi juga bagian dari upaya kita menyosialisasikan, memperkenalkan lagu Hymne Kota Bogor, khususnya kepada generasi muda,” ujar Yantie.

Ini Daftar Juara

Persaingan di masing-masing kategori akhirnya melahirkan para juara. Pada kategori SD, SDN Polisi 4 berhasil meraih juara pertama. Posisi kedua ditempati SDN Gunung Batu 2, sedangkan SDN Polisi 1 meraih juara ketiga.

Pada kategori SMP, SMP Negeri 4 Kota Bogor keluar sebagai juara pertama. SMP Kesatuan menempati posisi kedua dan SMP Regina Pacis meraih juara ketiga.

Sementara kategori SMA sederajat dimenangkan SMA Negeri 5 Kota Bogor. Posisi kedua diraih SMA Negeri 3 Kota Bogor, sedangkan SMA Budi Mulia berada di posisi ketiga.

Adapun kategori PKBM, SKB Negeri berhasil menjadi juara pertama. Posisi kedua ditempati Wijaya Kusuma, sementara Putra Harapan Bangsa meraih juara ketiga.

Yantie berharap kompetisi tersebut tidak berhenti setelah penyerahan penghargaan. Para peserta, terutama para juara, diharapkan terus mengembangkan kemampuan sekaligus memperkenalkan Hymne Kota Bogor di lingkungan sekolah dan masyarakat.

“Untuk para juara, saya meminta agar terus menyosialisasikan dan memperkenalkan lagu Hymne Kota Bogor di lingkungan sekolah agar menjadi program yang berkelanjutan,” katanya.

Ia menilai antusiasme peserta dari jenjang SD, SMP, SMA sederajat hingga PKBM menunjukkan bahwa lomba tersebut mendapat respons positif dari berbagai kalangan.

Selain mengasah kemampuan paduan suara, proses latihan dan kompetisi juga mendorong peserta membangun disiplin, kerja sama, kreativitas, serta rasa percaya diri.

“Kepada seluruh peserta, kalian semua adalah pemenang bagi saya. Karena telah berani tampil, berlatih dengan sungguh-sungguh, membangun kekompakan dan menunjukkan semangat serta kecintaan terhadap Kota Bogor,” ungkapnya.

Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim turut memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan lomba dan kerja TP PKK Kota Bogor dalam mengenalkan Hymne Kota Bogor kepada masyarakat.

Dengan berakhirnya kompetisi, Hymne Kota Bogor diharapkan semakin dikenal dan dinyanyikan oleh masyarakat. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan kreativitas melalui kegiatan positif.

Bagikan Artikel:

Mungkin Anda Menyukai